|Wednesday, January 24, 2018

MASYARAKAT SERAM BAGIAN TIMUR DESAK POLDA MALUKU UNTUK PENJARAKAN KISMAN KELIAN 

maluku

Jakarta SK
Aliansi Peduli Demokrasi Seram Bagian Timur (SBT), Maluku yang terdiri dari LEMHI Maluku, LSM Penjara Maluku, dan LMND Maluku mendesak kepolisian (POLDA) Maluku untuk segera menangkap dan memenjarakan ketua KPUD SBT, Kisman Kelian.
Pasalnya, Kisman telah bekerjasama dengan beberapa oknum penyelenggara untuk membuka kotak suara yang sudah tersegel dan suda disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK).demikian di sampaikan oleh salah seorang pengurus Aliansi ke redaksi SK
‘’Kami mendesak Polda Maluku untuk segera menangkap Kisman Kelian karena dengan sengaja telah melakukan tindakan kejahatan untuk membuka pintu penyimpanan kotak suara yang sudah diberi Police Line. Ia juga mengarahkan beberapa oknum penyelenggara untuk membuka kotak suara yang sudah tersegel, karena sudah masuk ranah Hukum di MK,’’ ujar Ketua Umum LEMHI Maluku, AliRumai JW SH dalam orasinya pada unjuk rasa yang digelar di Ambon, rabu(06/01).
Para pengunjuk rasa yang mengutuk keras tindakan ketua KPPS Desa Buan Rumanaama, Kec Pulau Gorom, Samun Rumbaru karena telah melakukan pencoblosan 100 surat suara pada TPS 06 kataloka guna menambah suara pasangan nomor urut 1,Mukti Keliobas Fachri-Al’katiri (mufakat).
‘’ Kami juga meminta polisi untuk menangkap oknum KPPS bernama Samun Rumbaru karena telah berbuat curang dengan mencoblos 100 kertas suara untuk memenangkan pasangan mupakat. Polisi juga harus menangkap penjahat Negeri Administrif sik-sik karena telah mengancam dan mengusir pendukung pasangan Siti Umuriah Suruwaky-syaifudin GOO (Susgo),’’ungkap Ali.
Intinya, kata ketua umum LMND Maluku, Darson Mulatiga, Aliansi Peduli Demokrasi Seram Bagian Timur (SBT) Maluku meminta penegak hukum di Maluku untuk mengusut tuntas actor Intelektual dibalik kejahatan Pilkada di Kabupaten Seram Bagian Timur.
‘’Apabila benturan ini tidak diindahkan maka kami atas nama Aliansi peduli demokrasi Kab Seram bagian timur Provinsi Maluku akan menindaklanjuti persoalan tersebut ke Kepolisian Republik Indonesia di Jakarta,’’ ungkapnya.(Sarie)

Related posts:

Leave a Response