|Wednesday, April 25, 2018

PENYEBAB KEMATIAN MULYADI WARGA BOYAN TANJUNG AKHIRNYA TERUNGKAP 

Kapuas hulu.SK

PEMBUNUHAN Penemuan mayat atas nama Mukyadi warga boyan tanjung yang menggemparkan warga teluk sindur kabupaten kapuas hulu beberpa waktu yang lalu akhir nya terungkap.

Satuan Reskrim Polres Kapuas Hulu menangkap CK alias Acan (34) yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Mulyadi (40) yang ditemukan mengapung di tepi Sungai Kapuas desa teluk sindur, wilayah Kapuas Hulu Kal-bar.

“Pelaku melakukan penganiayaan yang menyebabkan kematian terhadap korban karena korban berselingkuh dengan istri pelaku,” kata Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Muhammad Aminnudin ketika ditemui di Putussibau.

Diungkapkan Aminnudin pelaku atas nama Acan andra melakukan penganiayaan terhadap Mulyadi di rumah terapung (Lanting) Boking Speed Dinas Perhubungan Kapuas Hulu.

“Pelaku memukul korban menggunakan helm yang akhirnya korban terjatuh atau menceburkan diri ke Sungai Kapuas, setelah ditemukan warga korban sudah meninggal dunia dalam posisi mengapung,” ungkap Aminnudin.Dijelaskan Aminnudin saat ini pelaku bersama barang bukti ditahan di Polres Kapuas Hulu untuk proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka dijerat pasal 351 ayat (3) KUHP sub pasal 351 ayat (1) KUHP sub pasal 335 KUHP dengan ancaman kurungan penjara tujuh tahun,” kata Aminnudin.Sementara itu Acan mengakui dirinya melakukan penganiayaan terhadap Mulyadi lantaran berselingkuh dengan istrinya.

“Saya buntuti istri yang pamitan mau kerumah kawannya, ternyata ketemu selingkuhannya di Lanting. Saya pukul laki-laki itu menggunakan helm dan saat korban berdiri dan saat mau tendang dia lari dan jatuh ke sungai,” tutur Acan yang saat itu mengaku emosi melihat istrinya berduaan dengan laki-laki lain.(rj)

Related posts:

Leave a Response