|Friday, August 17, 2018

17 KADES SE KECAMATAN SELIMBAU TOLAK TNDS (TAMAN NASIONAL DANAU SENTARUM) 

Kapuas hulu,SK

TNDSTaman Nasional Danau Sentarum (TNDS) salah satu wilayah yang mempunyai aset alam cukup lengkap baik dari flora maupun fauna.dan taman nasional ini sudah dikenal diseluruh indonesia malah sudah mendunia.

Dibalik ketenaran taman nasional ini banyak persoalan persoalan yang tidak terkuak kepublik tentang apa yang dialami oleh masyarakat tempatan yang dimana wilayah-wilayah mereka ditetapkan menjadi wilayah taman nasional betung kerihun ini.

Ada 17 desa dikecamatan selimbau yang masuk wilayah taman nasional tersebut.Saat ditemui media ini 2 kepala desa dari 17 desa menyatakan kalau keberadaan taman nasional Danau Sentarum ini banyak membawa mudarat dari pada manfaat bagi masyarakat saya,” jelas Zaini” (kepala desa mawan) yang desa nya menjadi zona penyanggah.

Diwaktu yang bersamaan 13/9/2017 kepala desa vega atas nama Sinaryo yang masuk dalam zona inti menuturkan hal yang sama kami sangat kecewa dengan keberadaan TNDS ini masyarakat kami tertekan seakan akan kami dijajah di daerah kami sendiri,,sampai saat ini sudah 2 orang warga kami yang terseret persoalan hukum akibat menebang kayu di wilayah TNDS ini siapa yang harus bertangung jawab…??? sementara sosialisasi dengan masyarakat dinyatakan oleh kepala desa tidak ada dengan nada ” geram “

Kami akan akan mendatangi DPRD kapuas hulu dan akan didampingi 2 lembaga swadaya masyarakat LSM ADVOKASI RAKYAT JAGA NKRI dan LSM LP3K-RI untuk menegaskan keberadaan TNDS diwilayah kami ungkap Zaini.

saya tidak terima masyarakat kami dijebak dengan persoalan hukum yang tumpul keatas tajam kebawah dan jangan sampai membuat kami melawan hukum dan menjadi warga yang tidak taat hukum dan kami juga meminta kepada penegak hukum agar segera membebaskan warga kami yang tersandung persoalan hukum karena mereka bekerja diwilayah yang ditentukan oleh TNDS secara sepihak tegas Zaini di akhir wawancara.(rajali)

Related posts:

Leave a Response