|Wednesday, April 25, 2018

BAPPEDA EVALUASI PROGRESS GEBRAK PAKUMIS 

Tangerang, SK

Program Gebrak Pakumis (Gerakan Bersama Rakyat, Atasi Kawasan Padat, Kumuh, dan Miskin, red)  yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Dinas Perumahan, Permukiman dan Pemakaman dengan target sasaran sebanyak 1.000 (seribu) unit rumah tidak layak huni yang tersebar di 19 (sembilan belas)  Kecamatan antara lain Kecamatan Kronjo, Gunung Kaler, Kresek dan Kemiri saat ini sedang dievaluasi oleh Bappeda sebagai Institusi yang bertanggungjawab terhadap proses perencanaannya.(1/12/17)

Ditemui diruang kerjanya, Erwin Mawandy selaku Kabid Perencanaan Praswil pada Bappeda menjelaskan bahwa untuk tahun 2017 ini Bappeda didalam evaluasinya menekankan kepada para Pelaksana program untuk meningkatkan kualitas manajerial dalam hal administrasi, pelaksanaan lapangan, maupun logistik bahan bpak kumisangunan.

“Kami menginginkan bahwa Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang menjadi sasaran Program Gebrak Pakumis ini mendapatkan kualitas bangunan yang terbaik. Oleh karenanya UPK selaku Pelaksana teknis dilapangan harus benar-benar memahami aturan main dan ketentuan yang telah diatur didalam Peraturan Bupati” demikian ujar Erwin.

Lebih lanjut Erwin menjelaskan bahwa berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, sampai dengan akhir bulan November ini progress dilapangan ini sudah mencapai 65 %, dan diharapkan pada akhir bulan Desember sudah rampung 100%.

“Kami optimis bahwa akhir tahun ini pekerjaan yang dilaksanakan dilapangan baik rehabilitasi rumah tidak layak huni beserta penyediaan individual toiletnya akan tuntas dan bisa dipergunakan sepenuhnya oleh masyarakat penerima program”. Ujarnya lebih lanjut.

Sedangkan untuk tahun 2018 sendiri, Erwin menjelaskan bahwa Pemda masih akan menggulirkan program ini dengan target sasaran yang masih akan didiskusikan dengan berbagai stakeholder yang memiliki keterkaitan.(sahat)

Related posts:

Leave a Response