|Tuesday, May 22, 2018

PRESIDEN JOKOWI KUNJUNGI MESUJI, CALON LUMBUNG BERAS NASIONAL 

MESUJI,SK

PRESIDENPresiden Republik Indonesia Joko Widodo, Minggu sore (21/01/2018) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mesuji. Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau langsung lokasi Rice Milling Plant (RMP) di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Mesuji, Desa Wonosari, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji.

Dalam kunjungannya Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal (Purn) Moeldoko, dan Bupati Mesuji Khamami.KTM Mesuji merupakan salah satu dari 13 KTM yang menjadi perhatian Pemerintah untuk dikembangkan sebagai lumbung beras nasional. KTM Mesuji telah mampu memberikan kontribusi beras Indonesia sebanyak 766.000 ton per tahun dengan lahan persawahan seluas 41.354 Ha.Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi mengajak petani yang ada di Mesuji untuk menjual hasil panen berupa beras. Presiden juga meminta agar petani tidak mengikuti rutinitas masa lalu jual gabah habis panen.”Keuntungan terbesar dari menanam padi adalah pascapanen. Petani menjual hasil panen dalam bentuk beras, lebih bagus jika sudah dikemas, semua bisa dilakukan di RMP. Bahkan, pasarkan beras melalui online, lewat media sosial, lewat internet. Dunia sudah berubah,” ujar Jokowi.

BUPATI MESUJI

Sementara itu, Bupati Khamami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Presiden Jokowi di Mesuji, serta seluruh bantuan yang diberikan Pemerintah untuk Mesuji. Kepada Presiden, Bupati Khamami menceritakan tentang program peningkatan kesejahteraan petani. Dengan melibatkan BUMDes dan RMP, serta dinas terkait.

“Selain pertanian, saya juga meminta dukungan pembangunan infrastruktur di Mesuji kepada beliau dan disambut positif, diantaranya pembangunan pelabuhan di Rawa Jitu Utara untuk mendukung Tol Laut, pembangunan jembatan penghubung dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir, dan lain sebagainya,” jelasnya.(hms/red)

Related posts:

Leave a Response