|Friday, August 17, 2018

KAPOLRI APRESIASI SMART BUILDING POLRESTA TANGERANG DAN GELARAN INOVASI IT POLDA BANTEN 

TANGERANG- BANTEN ,SK

KAPOLRIKapolri Jenderal Prof. Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi konsep smart building (bangunan Pintar, red)  yang akan diterapkan untuk gedung baru Polresta Tangerang. Menurutnya, Polresta Tangerang menjadi yang pertama menerapkan smart building Di institusi Kepolisian. Demikian yang diungkapkan Kapolri dalam peletakan batu pertama pembangunan smart building Polresta Tangerang. (07/02/18)

Saya sangat mengapresiasi smart building, saya Minta konsepnya nanti saya sebarkan keseluruh polda Dan Polres agar ditiru, Kata kapolri saat memberikan sambutan pada acara groundbreaking Gedung baru Polresta Tangerang Dan launching Aplikasi Berbasis Tehnologi Di mapolresta Tangerang.

Kapolri menambahkan, konsep smart building yang diterapkan polresta Tangerang merupakan jawaban institusi kepolisian atas kemajuan jaman hususnya dibidang tehnologi,kemajuan tehnologi ini harus direspon dengan inovasi yang mengusung semangat peningkatan pelayanan Prima kepada masyarakat. Semoga dengan aplikasi ini kepolisian semakin mendapat tempat dihati masyarakat, ujarnya.

Secara khusus, Kapolri menyoroti aplikasi elektronik monitoring Anggaran Dana Dessert (E-MADD).menurut kapolri,aplikasi ini dapat membantu menyukseskan program pemerintah untuk membangun Indonesia mulai Dari Desa,aplikasi e-MADD, Kata kapolri, merupakan pengejewantahan Nawacita Dan tindak lanjut Nota kesepahaman antara Polri, Kemendagri, dan Kemendes PDTT.

GBREKINGKapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo, pelaksanaan groundbreaking atau peletakan Batu pertama merupakan momen yang patut dikenang.sebab,kata Kapolda, peletakan Batu pertama menandai dimulaiya proses pembangunan gedung polresta Tangerang.

Pembangunan ini tidak akan terlaksana Tampa adanya dukungan Dari masyarakat Dan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Untuk itu kami mengucapkan banyak terimakasih, ujar kapolda

Kapolda melanjutkan dukungan ini harus dijawab dengan pelaksanaan tugas yang akuntabel dan berpelayanan publik. Kapolda mengajak jajaranya untuk menigkatkan pengadilan kepada masyarakat. Semoga dukungan yang diberikan dapat memacu seluruh jajaran polda Banten Dan polresta tangerang untuk menjadikan kabupaten tangerang sebagai wilayah yang aman, nyaman, dan kreatif, terang polda.

TANGSELSementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaky Iskandar mengatakan, dibaginya kabupaten tangerang kedalam beberapa wilayah hukum membuat proses koordinasi kerap mengalami hambatan. Kata Bupati, pusat pemerintah kabupaten tangerang masuk ke wilayah hukum Polresta tangerang, Polda Banten. Namun, beberapa Kecamatan dan beberapa Desa justru berada diwilayah hukum Polres Metro tangerang Dan Polres tangerang selatan, Polda Metro. Untuk itu, kami meminta Bapak kapolri mempertimbangkan untuk menggabungkan kabupaten tangerang dalam satu wilayah hukum Saja,ujar Bupati.

Sedangkan,Kapolresta tangerang Kombes Pol H. M. Sabilul Alif berharap proses pembangunan berjalan lancar Dan memberi manfaat bagi masyarakat. Kapolres juga mengatakan, konsep smart building yang diterapkan dilatarbelakangi keinginan institusi kepolisian memberikan pengabdian Dan pelayanan kepada masyarakat. ( Rical.S).

 

Related posts:

Leave a Response