|Sunday, September 23, 2018

“AS” CABULI CUCU TIRI HINGGA HAMIL FOKUS BERITA

Pringsewu,SK

Screenshot_2018-09-08-07-30-27-99Polsek pagelaran Polres Tanggamus ungkap kakek cabuli cucu tiri.Seorang Kakek mencabuli Cucu tirinya Hingga Hamil dan punya anak. jajaran Polsek Pagelaran Polres Tanggamus mengamankan tersangka AS( 61),warga Dusun Way jurak, Pekon atau desa Way kunyir, Kecamatan Pagelaran utara, Kabupaten Pringsewu, lampung.AS tersangka pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur yaitu korban DN( 15), yang tak lain merupakan cucu tirinya sendiri,.Ironisnya, korban DN, merupakan cucu tirinya sendiri yang  masih berusia belasan tahun. Lebih miris lagi, dari pengakuan DN, perlakuan tersebut dilakukan kakek tirinya di tahun 2017 dan sampai saat ini sudah melahirkan anak laki laki berusia 1 tahun.,Kapolsek Pagelaran Iptu Edi Suhendra SH. mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK MSI. Jum’at 07/09/2018 sore menjelaskan, “Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ B-79/IX/ 2017/ Polda Lampung Res Tanggamus Sek gelar Tanggal 03 September 2017.,tidak lama setelah melaporkan perkara ini kepolisi, si pelapor tak lain ibu kandung korban bernama anah bin herman meninggal dunia,.”jelas Iptu Edi”lanjut Iptu Edi, pada hari Kamis tanggal 6 September 2018 sekira jam 20.00.WIB, unit reskrim melakukan penangkapan terhadap pelaku AS di rumahnya, di dusun Way Jurak Pekon Way Kunyir Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu.

pada saat sebelum dan sesudah penangkapan, polisi berhasil mengamankan bukti-bukti yang di duga berkaitan dengan tersangka , yaitu, satu potong celana kolor warna putih bermotif bunga,.satu potong sarung warna putih,.

 dan barang bukti lain, berupa,satu buku control kehamilan dari bidan, satu surat keterangan kelahiran,serta polisipun memiliki bukti kuat yang mengarah terhadap tersangka,berupa hasil resmi tes DNA dari pusdokes polri di Jakarta,pada 31 juli 2018,” ungkap iptu Edi Suhendra.

Lanjut nya Edi Suhendra,. “Kronologi kejadian sekitar bulan November 2016 sekira jam 20.00 wib di Pekon Way Kunyir, telah terjadi tindak pidana persetubuhan dengan anak di bawah umur yang di lakukan oleh AS 61 tahun terhadap korban di bawah umur yaitu DN 15 tahun, ..

krono logi kejadian bermula pada bulan November 2016 sekira jam 20.00 WIB,. 

korban DN yang merupakan cucu tiri tersangka, yang mempunyai kelainan fisik yaitu memiliki penyakit epilepsi atau lebih di kenal yaitu penyakit ayan yang di ketahui sering kali kambuh. Pada saat itu korban hanya bersama dengan kakek tiri yaitu tersangka AS, yang secara kebetulan saat itu si nenek korban sedang tidak berada di rumah, pada saat itulah epilepsi korban kambuh, kemudian tersangka seketika melakukan persetubuhan dengan korban. 

Kemudian pada bulan April 2017 saudari UN istri AS mengantarkan saudara DN kerumah saudara DS dan diketahui korban DN telah hamil 3 bulan, melihat kejadian tersebut,tepat nya pada tanggal 12/08/2018,keluarga korban DN melaporkan hal tersebut ke Polsek Pagelaran,atas kejadian yang menimpa DN, DN pun melahirkan seorang anak laki laki yang di beri nama BNS yang sudah berumur 1 tahun, kemudian pada tanggal 03 Mei 2018 unit reskrim Polsek Pagelaran melakukan tes DNA ke Pusdokes POLRI, dan kemudian pada tanggal 03 September 2018 unit reskrim mengambil hasil pemeriksaan tes DNA ke Pusdokes POLRI di Jakarta,”tegas Edi.

Lanjut Edi, Berdasarkan surat keterangan ahli lap DNA yang di keluarkan pada 31 Juli 2018 di dapatkan hasil pemeriksaan tes DNA yang menerangkan jika anak laki laki yang di lahirkan oleh DN yang diberi nama BNS dapat di buktikan secara ilmiah dan tidak terbantahkan secara genetik adalah anak biologis dari pelaku AS,”ucapnya.Akibat perbuatannya, Tersangka AS pelaku pencabulan anak Di bawah umur di jerat Pasal 76D Junto Pasal 81 ayat 1 dan ayat 2 undang-undag nomer 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di bawah umur,dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Davit,s)

Related posts:

Leave a Response