BEBERAPA TITIK RAWAN LONGSOR DI KOTA BEKASI

oleh

KOTA BEKASI,SK

Siap Selamat harus menjadi modal utama untuk masyarakat di Kota Bekasi, Pasalnya antisipasi dalam hal mencegah terjadinya longsor susulan yang sudah beberapa kali terjadi sangat diperlukan tingkat kesadaran dari masyarakat bagi yang memiliki tempat usaha di sepanjang bantaran Kali Bekasi untuk dapat mempertimbangkannya kembali,  terutama bangunan pada bantaran kali di sepanjang jalan Cipendawa, Bojong Menteng.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat ada 5 (lima) titik wilayah rawan longsor di Kota Bekasi.
Wakil Satgas BPBD Kota Bekasi Karsono mengatakan, kelima wilayah itu adalah Kelurahan Bojong Menteng hingga pintu air, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Sepanjang Jaya, Marga Jaya, dan Margahayu.

“Semua wilayah itu terletak di bantaran Kali Bekasi. Hal ini harus diwaspadai karena lokasi berada di aliran sungai rawan pergeseran tanah yang berakibat longsor,” katanya kepada SKU-Suara Keadilan, Jumat (4/1/2019).

Ia menambahkan, kelima wilayah itu sangat dekat dengan Kali Bekasi. Dimulai dari Bojong Menteng sampai pintu air, lanjut ke Kelurahan Bojong Rawalumbu.
Karsono juga menjelaskan penyebab longsor, dikarenakan tanah tergerus air Kali Bekasi yang deras saat musim hujan. Terlebih, di bantaran kali itu belum ada turap atau tanggul permanen. “Selama ini terus kita pantau pergeseran tanah itu. Kita mengimbau warga yang tinggal di titik rawan itu untuk selalu waspada,” tuturnya.

“Kita akan infokan langsung ke warga jika potensi amblas, agar pindah ke tempat yang lebih aman. Kita sudah laporkan pihak terkait agar segera dilakukan penanganan,” paparnya.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto meminta jajarannya memonitor lokasi-lokasi rawan longsor tersebut. Ia akan terus mengupayakan agar pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR segera membangun tanggul di titik rawan longsor bantaran Kali Bekasi. Adapun tanggapan yang di berikan langsung Tri Adhianto pada saat peninjauan dilokasi terjadinya longsor pada bantaran Kali Bekasi, “Memang harus segera dibangun tanggul di sepanjang Kali Bekasi ini. Jadi tanah¬† bantaran¬† kali tidak terus

tergerus,” Ucap Tri Adhianto di lokasi longsor di Sepanjang Jaya, Kamis (3/1/2019).

Ia mengungkapkan, sudah hampir 20 tahun Kali Bekasi tidak direstorasi. Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu penyebab munculnya sejumlah titik rawan pergeseran tanah.(Andrew)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *