GERAKAN NYATA PARA SRIKANDI HAPPY MEMBERI SANTUNAN PADA ANAK GIZI BURUK

oleh

BANYUMAS,SK

Gerakan para Srikandi Happy kabupaten Banyumas , Jawa Tengah selalu melakukan kegiatan sosial pada masyarakat miskin  yang memerlukan bantuan, kata Yece sebagai seksi sosialRatna  sebagai ketua srikandi happy menyampaikan  Senin 14 September 2020 saat membantu langsung dirumah sakit Margono Purwokerto pada penderita kondisi balita Gizi Buruk pada Wanda,4 th tinggal saat ini di Sumbang RT 4/2 (Rumah Nenek) ibu meninggal dan Ayah sakit keras di Purbalingga

Balita baru datang dari Purbalingga sekitar 3 hari yg lalu berada di Sumbang (blm tercatat sbg balita wilayah Puskesmas Sumbang I).Balita datang ke puskesmas untuk periksa, tapi tidak mempunyai KIS, KK yang ditunjukkan terakhir thn 2017 dan data tersebut sudah dicabut dari Kab.Banyumas untuk dipindah ke Purbalingga, tapi sampai sekarag KK blm diurus.

Balita datang degan kondisi lemas, penampakan gizi buruk, dehidrasi. Dengan kondisi fisik balita seperti itu (Darurat) dan tidak mempunyai KIS, Puskesmas tidak bisa memberikan rujukan.Jadi balita disarankan untuk dibawa ke IGD RSMS agar bisa segera tertangani.

Balita sudah sampai di IGD RSMS dengan pembiayaan UMUM karena tahun 2020 sudah tidak ada Jamkesda. Balita juga tidak mempunyai catatan kependudukan yang jelas, jadi tidak bisa dimintakan bantuan ke Dinsos. Pemdes akan membantu dalam pengurusan pencatatan kependudukan balita tersebut. Dan karena keluarga berekonomi menengah ke bawah, maka kami juga sedang menggalang dana untuk membantu biaya RS balita tsb kata ketua ,

Ditempat yang sama keluarga dari Wanda mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas bantuan dari keluarga besar Srikandi happy , semoga amal bantuanya bisa bermanfaat untuk segera kesembuhan Wanda, dan amal sosialnya  akan mendapat pahala dari ALLAH SWT,  semoga organisasi Srikandi happy selalu maju dan berbuat baik pada masyarakat miskin seperti saya ini katanya.

Kepada awak media Yanti memaparkan “kita ingin peduli pada suasana covid 19 yang secara langsung, karna banyak bantuan tapi masih banyak masyarakat yang tidak bisa dapat karena terbentur dengan persyaratan yang tidak dimiliki , dengan dasar ini kita dari Srikandi happy prihatin dan muncul insiatif dari para anggota Srikandi happy Banyumas, pungkasnya. ( H SBR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *