PEMKAB TANGERANG TINGKATKAN PHBS DI PONDOK PESANTREN.

oleh

TANGERANG, SK
Tantangan penerapan kebiasaan dan Perilaku PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat,red) di Kabupaten Tangerang, nampaknya bukan hanya terjadi dimasyarakat umum saja. Hal ini jelas terlihat dari ketersediaan sarana sanitasi yang tidak layak pada beberapa Pondok Pesantren yang dijumpai oleh Tim Redaksi. Dengan keberadaan sarana sanitasi yang tidak layak ini, dalam pantauan tim redaksi tentunya sangat menghambat para santri untuk mendapatkan air bersih dan juga MCK (Mandi Cuci Kaki, red) yang sesuai dengan standard kesehatandan berkualitas.
Menyikapi permasalahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang tentunyatidak tinggal diam dan sejak tahun 2018 yang lalu mulai menginisiasi dan melakukan terobosan dengan sebuah program yang diberikan nama Sanitren (Sanitasi Berbasis Pondok Pesantren). “Program ini merupakan program baru dari Pemerintah Kabupaten yang sasarannya adalah Pondok-Pondok Pesantren yang belum memiliki sarana sanitasi dan air bersih yang layak” menurut Erwin Mawandy selaku Kepala Bidang Perencanaan Prasarana Wilayah Bappeda menambahkan bahwa setiap tahunnya Pemerintah Kabupaten menargetkan setidaknya antara 100 sampai dengan 150 Pondok Pesantren akan mendapatkan manfaat dari program ini.“Program Sanitren ini pun tentunya akan masuk kedalam program unggulan Bupati Tangerang sebagaimana tertuang didalam RPJMD tahun 2009-2023. Dengan masuknya program sanitren ini kedalam program unggulan, harapannya jaminan pembiayaan maupun keberlanjutan program ini akan terus terjaga “ kata Erwin.
Tentunya dengan mulai dijalankannya program ini, masyarakat berharap perhatian Pemerintah Kabupaten akan semakin meningkat sehingga persoalan lingkungan sehat yang saat ini masih menjadi kendala di Kabupaten Tangerang dapat segera terselesaikan.(sahat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *