2000 Lebih,Warga Jakasampurna Vaksinasi Massal di GPS

oleh

Kota Bekasi, SK 

Pelaksanaan kegiatan vaksinasi dosis pertama kepada warga di wilayah Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat terbilang cukup berhasil dalam memenuhi kebutuhan vaksinasi massal yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui 56 Kelurahan.  Hal itu dapat dilihat dari data laporan rekapitulasi kegiatan vaksinasi massal di Kelurahan Jakasampurna, yang ditandatangani oleh Lurah Jakasampurna, Edi Djunaedi di ruang kerjanya, Jumat (16/07/2021) usai melakukan peninjauan vaksinasi massal di Global Prestasi School. 

Edi sapaan akrab Lurah Jakasampurna ini menyampaikan, antusias warga sebagai calon peserta penerima vaksin sangat tinggi, “Total per hari ini jumlah yang mendaftar (red – calon peserta vaksin), kalau di lihat dari nomor screening itu ada 2551. Artinya, total warga yang hadir mendaftar ada 2551,” ujarnya kepada wartawan ketika dimintai keterangan.  Menurut Lurah Jakasampurna, kegiatan vaksinasi massal sudah berjalan sejak (15/07) kemarin. Bahkan Walikota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi diikuti pejabat wilayah lainnya sempat memantau langsung kegiatan vaksinasi yang dilakukan pada hari pertama.

Sedangkan Camat Bekasi Barat, M. Bunyamin dan Sekretaris Kecamatan Bekasi Barat, Ombot tetap melakukan monitoring kegiatan tersebut di hari kedua, “Pada saat Kamis 15 Juli itu kita lakukan di 2 titik (red – lokasi) pelaksanaan vaksin. Pertama di Global Prestasi School dengan target 1000 peserta, kemudian (red – lokasi kedua) di SMP 54 itu targetnya 300,” kata Edi. 

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kota Bekasi membuat agenda untuk melakukan vaksinasi massal melalui setiap Kelurahan dengan target sebanyak 140.000 vaksin. Dari jumlah total target tersebut, dibagi kepada 12 Kecamatan yang ada di Kota Bekasi, “Sehingga masing-masing Kecamatan mendapatkan 11.666 (red – kuota vaksin). Untuk Kecamatan Bekasi Barat itu ada 5 Kelurahan, kita mendapatkan 2.333 (red – kuota vaksin) pada setiap Kelurahan di Kecamatan Bekasi Barat,” tutur Edi menjabarkan.

Namun perlu untuk disampaikan, dari target 1.300 peserta sesuai dengan laporan rekapitulasi kegiatan vaksinasi massal di Kelurahan Jakasampurna, sebanyak 1.243 peserta berhasil di vaksin, 20 peserta tidak lolos test Swab Antigen, 21 peserta tidak lolos screening dengan kondisi lainnya (sakit bawaan), dan sejumlah 57 vaksin sisa di hari pertama dengan capaian hasil 95,65 persen.

Sementara di hari kedua ada sebanyak 976 peserta berhasil di vaksin, 11 peserta tidak lolos test Swab Antigen, 10 peserta tidak lolos screening dengan kondisi lainnya, dan sebanyak 57 vaksin sisa dengan capaian hasil 94,48 persen dari target 1.033 peserta. Jika dihitung secara kalkulasi, pencapaian dari target 2.333 vaksin yang dimiliki,

Kelurahan Jakasampurna berhasil di angka 95,12 persen untuk ikut memenuhi kebutuhan pelaksanaan vaksinasi massal Pemerintah Kota Bekasi. Dalam pelaksanaan kegiatan vaksinasi, proses screening dilakukan bersamaan di hari yang sama. Menariknya kegiatan ini juga melibatkan Pamor (Petugas Pemantau Dan Monitoring) Kelurahan Jakasampurna, tenaga Kesehatan, dan juga tenaga kerja pihak swasta dari Global Prestasi School. Sehingga aksi nyata bahu-membahu, sangat kental dirasakan dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ketika disambangi oleh wartawan media ini untuk dimintai tanggapannya, Theresia Sabono selaku Head of Public Relations (PR)/Kepala Humas Sekolah Global Prestasi School (Yayasan Harapan Global Mandiri) mengaku sangat mendukung kegiatan tersebut agar dapat mencapai herd immunity (kekebalan kelompok), “Karena kita mau segera, Kelurahan Jakasampurna menjadi zona hijau. Sehingga itu menjadi aman buat kita semua, untuk segera melakukan proses pembelajaran tatap muka,” ungkapnya. 

Disinggung terkait kesiapan dalam penyediaan fasilitas pelaksanaan vaksinasi, Theresia Sabono menjelaskan sebelumnya pernah dihubungi oleh dr. Sari Manurung, Kepala Puskesmas Rawa Tembaga. Dirinya memaparkan, saat itu dr. Sari bertanya, “Jadi apakah GPS (red – Global Prestasi School) bersedia,” ucap Theresia menirukan sedikit pertanyaan dr. Sari Manurung kala itu. Karena kami, sambung Head of Public Relations GPS (Yayasan Harapan Global Mandiri) ini menjelaskan, “Ingin berpartisipasi langsung. Karena ada tempat kami, fasilitas, kemudian kami punya SDM yang mumpuni, (red – sehingga) kemudian alurnya juga bisa kami pertanggungjawabkan,” jelas Theresia. “Sudah kami perhitungkan juga, dr. Sari maupun kelurahan juga sudah memperhitungkan. Kapasitasnya sebanding dengan nakes (red – Tenaga Kesehatan) yang diterjunkan, sehingga kami juga percaya diri untuk bisa melaksanakan kegiatan ini,” imbuhnya menambahkan. Selain itu, berdasarkan pantauan media ini di lokasi kegiatan, alur pelaksanaan vaksinasi tetap berjalan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat.

Sementara masih di lokasi yang sama, dr. Sari Manurung memaparkan, “Kemarin itu kita ada 2 titik. Supaya menghindari kerumunan, dan memang gerakan kita harus cepat. Jadi kita membagi ada 2 tim, di sini (red – GPS) lebih banyak kuota pesertanya,” tandas Kepala Puskesmas Rawa Tembaga menanggapi teknis pelaksanaan vaksinasi massal, sekaligus mengakhiri. (Andrew) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *