Tasikmalaya,SK

Dalam kegiatan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional atau Gekrafs Kota Tasikmalaya resmi memiliki, kepengurusan baru.berjumlah Tiga puluh Tujuh periode 2026-2029 Pelantikan,berlangsung khidmat di Auditorium Gedung Creative Center Dadaha,Kelurahan Garawangi,Kecamatan Cihideung dilaksanakan padahari Jumat (04/09/2026).

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Tasikmalaya H. Viman Alfarizi Ramadhan, Ketua DPRD H. Aslim, Ketua DPW Gekrafs Jawa Barat Avip Firmansyah, jajaran Forkopimda, polresta Tasikmalaya pelaku UMKM, serta perwakilan komunitas kreatif dari berbagai kecamatan.
Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Kota Tasikmalaya
Ketua DPC Gekrafs Kota Tasikmalaya,Deden Khairul,Menyampaikan Kegiatan,menegaskan dalam organisasinya.siap menjadi mit ra strategis Pemerintah Kota Tasikmalayadalammemperkuat ekosistem ekonomi kreatif.
“Kami tidak hanya akan bersinergi tapi juga siap memberikan masukan kritis terhadap kebijakan yang berkaitan dengan ekonomi kreatif Tujuannya agar setiap regulasi benar-benarberpihakpadapela ku usaha,” kata Deden.
Salah satu fokus utama Gekrafs ke depan adalah mendorong lahirnya Peraturan Daerah Ekonomi Kreatif.Menurut Deden,regulasi khusus itu penting sebagai paying hokum agar pelakuk reatif merasa aman dan terlindungi saat berusaha.
“Banyak pelaku kreatif kita yang sudah jalan, tapi masih abu-abu secara hukum. Tahap awalkami akanedukasisoallegalitasusahahak cipta,hinggaperizinan.Kalau fondasi hukumnya kuat, mereka bisa lebih fokus,berkembang,” ujarnya.
Garap Potensi,Dorong Naik Kelas
Deden menilai potensi ekonomi kreatif Tasikmalaya sangat beragam, mulai kuliner, fesyen, kriya, musik, hingga konten digitaldangim.Namuntantangan terbesarsaatiniadalahmendorong pelaku usaha agar naikkelas dan menembus pasarlebih,luas
Untuk itu, Gekrafs berencana menggelar festival budaya skala kota. Acara ini akan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan komunitas sebagai upaya mempromosikan karya lokal sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah.
Menjelang peringatan Hari Jadi Kota Tasikmalaya pada Oktober 2026, Dekrafs juga akan turun langsung dengan program yang menyentuh masyarakat.
“Kami ingin Gekrafs hadir dengan aksinyata.Bukan hanya seremo ni,tapi ada manfaat yang dirasak an warga,” tegas Deden.
Harapan dari Provinsi dan Pemkot
Ketua DPW Gekrafs Jawa Barat, Avip Firmansyah, berharap kepengurusan di Tasikmalaya bisa menjadi motor penggerak pelaku kreatif di Priangan Timur.
“Tugas Gekrafs adalah menjembatani antara pelaku,pemerintah, dan pasar. Tasikmalaya punya energi besar. Jika kolaborasinya kuat, produk kreatif Tasik bisa gonasional bahkan internasional,” ucap Avip.
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan.mengapresiasi pelantikan tersebut.Ia memastikan.Pemkotter buka berkolabora si, terutama dalam menyiapkan regulasi,penyediaan ruang kreatif, serta akses permodalan dan pemasaran.
“Ekonomi kreatif adalah masa depan kota. Kalauekosistemnya kitabangunbersama,kota Tasik malayabisamenjadipusat,industri kreatif yang religius, inovatif dan berkelanjutan,” pungkas Viman.Dengan kepengurusan baru ini Gekrafs Kota Tasikmalaya ditargetkan menjadi rumah bersama bagi pelaku kreatif untuk tumbuh, berjejaring,dan berdaya saing.ujarnya(Ari Yanto)










