TASIKMALAYA,SK

Sejak pagi, ribuan santri, kiai, ulama dari berbagai Pondok Pesantren dan lembaga keagamaan di wilayah Kota Tasikmalaya tumpah ruah memadati area Stadion Dadaha, Kota Tasikmalaya, pada Kamis, (22/10/2026).
Dengan mengenakan busana muslim putih-putih, mereka tampak antusias mengikuti rangkaian acara Apel Akbar dan Kirab Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kota Tasikmalaya.
Peringatan HSN tahun ini terasa istimewa karena bertepatan dengan rangkaian perayaan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya yang mengusung tema “Langkah Santun, Jiwa Tangguh”. Momentum ini mempertegas identitas Tasikmalaya sebagai Kota Santri yang memiliki fondasi spiritual dan sejarah perjuangan umat Islam yang kuat.
Apel Akbar dipimpin langsung Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Dalam sambutannya, Viman mengatakan peringatan Hari Santri tahun ini memiliki makna istimewa karena masih dalam suasana bulan Oktober, tepatnya pada 17 Oktober lalu, Kota Tasikmalaya baru saja memperingati hari jadinya yang ke-25.
“Tema ‘Langkah Santun, Jiwa Tangguh’ ini sangat dekat dengan karakter para santri. Santun dalam bersikap, teguh memegang nilai-nilai agama, dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman. Nilai-nilai inilah yang ingin terus kita jaga dalam membangun Kota Tasikmalaya ke depan,” ujar Viman di hadapan ribuan santri.
Sejalan dengan itu, Viman menjelaskan Pemerintah Kota Tasikmalaya terus memperkuat pembangunan di bidang keagamaan melalui program unggulan Tasik Religius, salah satunya melalui program Ohan Hafizh.
“Alhamdulillah, angkatan pertama program Ohan Hafizh telah mewisuda sebanyak 44 peserta. Program ini akan terus kita kembangkan melalui kolaborasi dengan Kementerian Agama dan seluruh pondok pesantren di Kota Tasikmalaya,” jelasnya.
Viman berharap ke depan pondok pesantren semakin kuat sebagai mitra pemerintah dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Ia juga mendorong para santri untuk tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Anak-anak santri juga harus berani menguasai teknologi, mengembangkan keterampilan, dan memiliki jiwa wirausaha. Karena santri harus mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan akhlak dan nilai-nilai keislaman yang menjadi pegangannya,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Viman juga mengumumkan bahwa pada malam hari ini, dalam rangkaian peringatan HSN 2026, Pemkot Tasikmalaya akan menyelenggarakan Tabligh Akbar sekaligus Malam Tasyakur HUT Kota Tasikmalaya.
“Insya Allah, pada kesempatan tersebut kita juga akan meluncurkan angkatan kedua Program Ohan Hafizh. Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh santri dan santriwati, para kiai, ajengan, alim ulama, dan seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya untuk bersama-sama hadir,” ajaknya.
Ia mengajak momentum Hari Santri dijadikan sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT, sekaligus sarana untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, dan bersama-sama memanjatkan doa bagi keberkahan dan kemajuan Kota Tasikmalaya.
Khusus bagi peserta Kirab Santri, Viman berpesan agar senantiasa menjaga ketertiban, kebersihan, dan keselamatan sepanjang perjalanan.
“Hormati para pengguna jalan, dan tunjukkan bahwa santri Tasikmalaya adalah generasi yang santun, disiplin, dan peduli terhadap sesama,” pesannya.Kepada para kiai, ajengan, dan alim ulama, Viman juga memohon untuk terus diberikan doa, nasihat, dan bimbingan, karena pembangunan Kota Tasikmalaya membutuhkan kebersamaan dan peran seluruh elemen, termasuk keluarga besar pondok pesantren.ujarnya.(Ari Yanto)








