BUPATI MINTA APEM BERSINERGI MEWUJUDKAN OKI MANDIRI

0
11

OKI,SK

 

 

 

Hasil rembug Aktivis, pemuda dan mahasiswa (APEM) OKI pada  (22/01/2020) yang telah merumuskan rekomendasi baik untuk eksekutif maupun legislatif dan yudikatif, akhirnya secara langsung diterima Bupati OKI H.Iskandar SE di Pendopoan Rumah Dinas Bupati OKI yang disaksikan beberapa kepala OPD OKI seperti Kadin  Kominfo OKI, Inspektur Inspektorat OKI, kabag Kesra OKI, dan perwakilan Kesbangpol, bagian humas protokol Kab.OKI, para inisiator aktivis lingkungan Syarifudin Goesar, Subhan, aktivis penggiat anti korupsi Ahmad Syamsir, Pipin Juniar juga Aliaman, Praktisi Hukum Advokad Aulia Aziz Al Haqqi dan aktivis mahasiswa OKI Andi Leo dan Aam Alfatih serta aktivis OKI lainnya, Kamis malam (20/02/2020).

Ketua panitia rembug aktivis pemuda dan mahasiswa (APEM) OKI Jamaludin Aproni  mengatakan, kedatangan perwakilan APEM OKI di Pendopoan Rumah Dinas Bupati OKI ini guna menyerahkan hasil rekomendasi yang dirumuskan APEM OKI untuk eksekutif.

Alhamdulillah kita diterima langsung Bupati OKI H Iskandar SE. Rekomendasi yang kita sampaikan tidak lain adalah hasil dari semua keluh kesah masyarakat dan berbagai permasalahan di OKI mulai dari masalah Pendidikan, Kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya, masalah Pembangunan, politik, hukum dan HAM di OKI yang dibahas bersama rekan-rekan aktivis maupun para pemuda dan mahasiswa melalui para perwakilannya saat di gedung Kesenian Kayuagung, maupun di Hotel Dinesti Kayuagung (22/01/2020) beberapa waktu lalu. Beberapa rekomendasi rembug, ada yang bersifat urgent dan ada juga yang perlu perencanaan dan regulasi, terangnya.”Kita sudah bertemu pak Bupati OKI, rasa rindu itu akhirnya terpuaskan, pak Bupati OKI langsung yang menerima kita, serta tanggapan positifnya mengenai apa-apa yang disampaikan  oleh perwakilan APEM OKI.”

“Kita apresiasi apa yang disampaikan pak Bupati OKI dan kita juga berharap agar sharing ini dapat dilakukan secara rutin setiap satu bulan sekali, agar pengawasan terhadap pembangunan di OKI dapat berjalan secara optimal.

“Terimakasih kepada pak Bupati OKI yang telah menerima kami, kami para aktivis, pemuda dan mahasiswa OKI akan selalu membantu mengawal dan mengawasi program-program pemerintah dan mewujudkan visi dan misi OKI Mandira berlandaskan Imtaq, ungkapnya seraya berharap agar sharing APEM OKI ini kiranya dapat dilakukan setiap bulan.

Menanggapi apa yang disampaikan APEM OKI, Bupati OKI H.Iskandar SE mengatakan, tertundanya kesempatan untuk menerima aktivis, pemuda dan mahasiswa  OKI dalam menyampaikan hasil rekomendasi rembuk bukanlah disengaja namun karena banyaknya agenda diluar kabupaten, apalagi kalau berbicara pembangunan infrastruktur jalan, dengan luas wilayah OKI wilayah 19 ribu KM persegi yang terdiri dari 70% lahan gambut sisanya lahan daratan, dengan luas wilayah terbesar di provinsi sumsel, semuanya harus terlayani,” terangnya.Dijelaskannya, sekitar 2000 KM jalan kabupaten menjadi tanggung jawab kita, sementara anggaran yang tersedia tidak cukup untuk mengcover semuanya, jadi kita siasati sedemikian rupa agar semuanya bisa dibangun dan ditingkatkan, tapi perlahan. Komitment saya pada periode kedua kepemimpinan Iskandar – Shodiq semua jalan jalan tersebut mendapatkan sentuhan, apalagi Kab.OKI perlu perhatian serius dan penanganan khusus agar pada tahun tahun mendatang tidak terjadi lagi peristiwa kebakaran hutan kebun dan lahan (karhutbunlah).

Dalam sharing tersebut Bupati OKI menjanjikan kepada APEM OKI seperti, Bupati OKI akan membuatkan Mes atau Rumah Singgah untuk mahasiswa OKI yang kuliah di Palembang dan akan segera melantik pengurus IMOKI Sumsel pada 11 Maret 2020 mendatang, Bupati OKI juga akan membangun sekretariat Komisi Perlindungan Anak di Kab.OKI. Selanjutnya  Bupati akan membantu memperjuangkan dan menuntaskan masalah  lahan plasma  masyarakat Tanjung Baru dan Ulak Kapal yang belum dibuatkan atau diberikan oleh PT Tania Selatan Burnai Barat kepada masyarakat  Desa Tanjung Baru dan Ulak Kapal Kecamatan Tanjung Lubuk OKI,

mengenai penetapan kawasan strategis kabupaten untuk pengembangan dan pemanfaatan purun oleh masyarakat adat pedamaran yang di usulkan purun Institute beberapa bulan lalu, Bupati  OKI akan menerbitkan SK mengenai hal tersebut sepanjang tidak melanggar aturan, dan dua lahan purun itu sudah di akomodir masuk dalam peta RTRW.

Mengenai berbagai usulan dan keinginan para aktivis, pemuda dan mahasiswa, Bupati OKI berharap untuk dibicarakan lebih mendalam lagi dan  dibahas satu persatu point rekomendasi tersebut agar semuanya dapat terumuskan dengan baik dan dapat direalisasikan secepatnya.

“ ini semua kita bahas dalam diskusi bulanan, biar terumuskan dengan baik dan dapat kita eksekusi bersama,”  ucap Iskandar sambil tersenyum. Bupati OKI berharap agar APEM OKI dapat  bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengawal dan mengawasi pembangunan Kabupaten OKI sampai ke desa desa baik yang dibiayai APBN maupun APBD.dan  mensukseskan pembangunan diwilayah OKI demi terwujudnya visi-misi OKI yang Mandira berlandaskas imtaq, harapnya.

Pada kesempatan tersebut juga Ketua Pelaksana rembuk APEM OKI Bersatu menyerahkan Hasil rekomendasi rembuk APEM OKI yang dirumuskan pada (22/01/2020) kepada Bupati OKI. (HS)

Redaksi
Author: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini