Oku Timur,SK.


Awal pertama dibangunnya Jembatan yang berada di Sungai Belitang Desa Ulak Buntar,kecamatan Belitang Mulya,kabupaten Oku Timur,provinsi Sumatra Selatan (Sumsel),sangat menyenangkan dan mengembirakan Hati warga sekitar,karena dengan dibangunnya Jembatan tersebut dapat membantu mempermudah dan memperlancar semua aktivitas masyarakat,khususnya penguna prasarana Jalan Jembatan tersebut.Akan tetapi,rasa senang dan gembira tersebut,menjadi rasa kecewa yang teramat dalam.Pasalnys,Jembatan yang baru dibangun selesai Beberapa Bulan mengalami kerusakan banyak yang retak yang kemudian diperbaiki kembali oleh Dinas terkait dengan cara ditambal menggunakan adukan pasir dan Semen.
Tak berselang lama di Bulan Oktober Tahun 2025 ini,sayap Oprit Bangunan Jembatan kembali mengalami kerusakan lebih parah.Sayap Oprit Jembatan Ambrol……!!!!!!,padahal Bangunan tersebut belum ada Satu Tahun dibangun.”Kami sebagai warga masyarakat khususnya penguna Jalan Jembatan yang berada di kecamatan Belitang Mulya dan sekitarnya sangat merasa kecewa dengan mutu dan kualitas bangunan tersebut,yang asal-asalan alias asal jadi.Yang hanya dimanfaatkan oleh oknum orang yang tak bertanggung jawab,mengambil keuntungan terlalu Besar dan hanya mementingkan diri sendiri untuk memperkaya diri tanpa memikirkan kualitas mutu bangunan untuk kepentingan masyarakat dan orang banyak.
Kami Masyarakat Belitang Mulya,kabupaten Oku Timur,provinsi Sumatra Selatan.Meminta dengan sangat kepada Dinas terkait,khususnya kabupaten Oku Timur.Agar memberi tindakan tegas terhadap oknum yang hanya mementingkan diri sendiri tanpa peduli kepentingan bersama dan orang banyak.Agar nantinya pembangunan di wilayah Bumi Sebiduk Sehaluan dapat bertahan lama dan mutu kualitasnya terjamin.”Jelas Beberapa warga masyarakat dilokasi,kepada awak Media “Surat Kabar Umum.Suara Keadilan” ,pada Hari Sabtu sore,4 Oktober 2025,sekira pukul,16.30 wib.(Ali Wardana).










