Labuhan Batu,,SK
Kejanggalan proyek infrastruktur mencuat di Afdeling 1,2,3,4, Kebun Panai Jaya, PTPN IV Regional II, Kabupaten Labuhanbatu. Pembangunan titi pelat beton yang dikerjakan CV. RONDESQI dengan pagu Rp65.000.000 per unit itu kini disorot setelah wartawan mengantongi sejumlah temuan.
Bestek bicara 5 meter. Fakta di lapangan: ±7 meter. Itu hasil pengukuran langsung pada tgl 11/6/2026. Dokumen bestek yang didapat pada tgl 5/6/2026 tertulis jelas: “Titi Pelat Beton 5 Meter”.
Selisih 2 meter ini memunculkan tanda tanya besar. Ada addendum? Siapa yang setujui? Atas dasar apa volume bisa berubah? Publik berhak tahu.
Saat pekerjaan berlangsung, air untuk adukan beton tampak berwarna coklat keruh, mirip air parit. SNI 2847:2019 Pasal 5.1.3 butir jelas mensyaratkan: air harus bersih dan tidak mengandung zat merugikan beton atau tulangan.
Penggunaan air yang diduga tak sesuai standar ini berisiko memengaruhi mutu dan umur konstruksi. Proyek dibiayai perusahaan, tapi kualitas dipertanyakan.
Sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers, wartawan wajib konfirmasi. Hak jawab wajib diberikan.
Konfirmasi pertama dikirim ke CV. RONDESQI via WhatsApp pada tgl 23 Juni 2026 Centang biru. Nol balasan.
Konfirmasi kedua ke manajemen PTPN IV Regional II melalui Asisten Kepala (ASKEP) Kebun PAJ, pada tgl 24/6/2026 pukul sekira 08’00 wib. Centang biru lagi. Hasilnya sama: bungkam.
Hingga berita ini naik pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 14’00 wib, dua pihak yang paling bertanggung jawab memilih tidak bicara.
“Diam saat dikonfirmasi itu sikap yang harus dicatat. UU Pers sudah kami jalankan. Publik berhak tahu ada pihak yang tidak menggunakan hak jawabnya,” tegas.
Hak jawab dan hak koreksi tetap terbuka. Redaksi SKU. Suara Keadilan akan memuatnya 1×24 jam setelah diterima, sesuai KEJ Pasal 11.
Semoga Direksi PTPN IV Regional II turun langsung. Audit teknis dan audit investigasi dinilai wajib untuk menjawab pertanyaan soal akuntabilitas anggaran negara yang dikelola perusahaan. Apalagi, dua pihak terkait justru memilih bungkam.(Lbs).










