PNM Perkuat Ekonomi Syariah, Salurkan Modal Usaha Tanpa SIUP Lewat Skema Murabahah

0
31

Tasikmalaya,SK

PT Permodalan Nasional Madani melalui program Mekaar Syariah menggelar roadshow, kali ini menyasar wilayah Indihiang, Kota Tasikmalaya , membawa semangat pemberdayaan ekonomi berbasis syariah bagi pelaku usaha ultra mikro. Kegiatan yang melibatkan puluhan nasabah ini menjadi wujud nyata penguatan fondasi ekonomi syariah di tengah masyarakat.

“Alhamdulillah, kegiatan PNM Mekaar Syariah jalan terus. Ini sehat, karena sejalan dengan prinsip masyarakat ekonomi syariah. Yang penting, calon nasabah diberi akses pembiayaan tanpa bunga,” ujar Dr. Fahmi, perwakilan manajemen PNM, saat ditemui di lokasi acara.

Fokus utama program ini adalah pemberian modal usaha yang mudah diakses. PNM menyediakan beberapa level pembiayaan, mulai dari Rp10 juta hingga di atas Rp20 juta, disesuaikan dengan kebutuhan usaha nasabah. Menariknya, syarat pengajuan dibuat sederhana. Pelaku usaha tidak perlu memiliki SIUP atau agunan berat. Cukup memiliki usaha produktif dan komitmen menjalankan prinsip syariah.

Skema yang digunakan adalah akad murabahah, yaitu jual beli dengan margin keuntungan yang disepakati di awal. Dengan begitu, nasabah terhindar dari sistem bunga dan transaksi menjadi lebih transparan. “Marginnya jelas di depan. Ini yang membedakan dengan pinjaman konvensional,” jelas Dr. Fahmi.

Di Tasikmalaya, profil nasabah PNM Mekaar Syariah sangat beragam. Ada penjual tali sepatu, pedagang mie ayam keliling, hingga perajin rumahan. Mereka mendapat pendampingan usaha sekaligus akses modal untuk mengembangkan dagangan. Harapannya, usaha kecil mereka naik kelas dan mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Lebih dari sekadar pembiayaan, PNM menekankan pentingnya keberkahan usaha. Melalui pertemuan rutin mingguan, nasabah dibekali literasi keuangan syariah, disiplin menabung, dan semangat berkelompok. “Ini bukan hanya soal landing modal, tapi membangun mental wirausaha yang berkah. Kalau fondasi syariahnya kuat, rezeki akan dilancarkan,” tambah Dr. Fahmi.

Program ini sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat ekonomi syariah sebagai arus baru pertumbuhan nasional. Dengan jangkauan yang luas dan syarat mudah, PNM Mekaar Syariah di Medan diharapkan mampu mempercepat inklusi keuangan syariah, sekaligus mengangkat taraf hidup masyarakat prasejahtera.

Ke depan, PNM menargetkan semakin banyak ibu-ibu prasejahtera produktif bergabung menjadi nasabah. “Jangan lupa, ini bukan hanya minjem uang. Ini pendampingan, pemberdayaan, dan jalan menuju usaha yang halal dan berkah,” tutup Dr. Fahmi.(Ari Yanto)

 

Redaksi
Author: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini