Tasikmalaya,SK

Dalam kegiatan Forum Madrasah Diniyah Tasikmalaya atau Forum Madinah resmi dikukuhkan. Acara pelantikan pengurus periode 2026-2029 berlangsung di Gedung Dakwah Islamiyah Kota Tasikmalaya, Sabtu (05/09/2026), bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Hadir dalam kegiatan tersebut para pengurus Forum Madinah, tokoh agama, perwakilan Kementerian Agama, serta unsur masyarakat pendidikan se-Kota Tasikmalaya.
Ketua Forum Madinah Kota Tasikmalaya, Yusron Rosyid, menjelaskan Forum Madinah merupakan mitra resmi dari Departemen Pendidikan DPP Dewan Pengurus Pusat HAMIDA.
“Di tingkat pusat, HAMIDA memiliki Departemen Pendidikan. Nah, mitranya di daerah adalah Forum Madinah. Di Jawa Barat hampir semua kabupaten/kota sudah dikukuhkan. Tinggal beberapa daerah yang masih dalam proses finishing,” ujar Yusron.
Ia menegaskan, Forum Madinah diberi kewenangan untuk mengatur hal-hal yang berkaitan dengan Madrasah Diniyah di wilayahnya. Namun tetap berada di bawah pengawasan dan pembinaan Pengurus Wilayah HAMIDA Jawa Barat.
Yusron menyebut, langkah awal kepengurusan di Kota Tasikmalaya adalah memperkuat soliditas internal. Setelah itu, pihaknya menargetkan pembentukan cabang Forum Madinah di 10 kecamatan se-Kota Tasikmalaya.
“Mohon doanya agar proses pembentukan cabang berjalan lancar. Dengan adanya cabang di tiap kecamatan, pembinaan Madrasah Diniyah bisa lebih merata dan terstruktur,” katanya.
Selain itu, Forum Madinah juga akan terus membangun komunikasi dengan pihak-pihak berkompeten. Di tingkat kota, mitra kerja utamanya adalah Kementerian Agama dan PAIS. Sementara di kabupaten, kelembagaannya sedikit berbeda nama, yakni berada di bawah Kankemenag dan Pokjawas.
Yusron mengapresiasi dukungan pemerintah, khususnya dalam kemudahan perizinan operasional Madrasah Diniyah. Menurutnya, bantuan tidak hanya sebatas insentif, tetapi juga fasilitasi administrasi yang mempermudah lembaga berdiri dan berkembang.
“Alhamdulillah izin operasional untuk forum dan madrasah-madrasah di bawahnya bisa keluar dengan mudah. Ini bukti pemerintah hadir mendukung pendidikan agama,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pesan almarhum para ulama pendahulu agar generasi penerus terus meneruskan cita-cita menguatkan pendidikan Diniyah.
“Meneruskan cita-cita ulama artinya menguatkan Diniyah dalam tradisi. Nitip sekolah agama itu artinya Madrasah. Tugas kita menyampaikan ilmu dan akhlak kepada anak-anak sejak usia dini agar terbiasa mengaji, terbiasa dengan adab Islam,” pungkas Yusron.
Dengan dilantiknya pengurus baru, Forum Madinah Kota Tasikmalaya berharap bisa menjadi rumah bersama bagi pengelola Madrasah Diniyah untuk berjejaring, meningkatkan mutu pembelajaran, dan mencetak generasi yang religius serta berakhlak.(Ari Yanto)










