Lumiland Resmi Dibuka, 5 Juta Lampu Hiasi Taman Dadaha Tasikmalaya – Tiket Mulai 25 Ribu, 50 Ribu Tiket Gratis Untuk Pelajar

0
227

TASIKMALAYA,SK

Dalam Kegiatan  Suasana malam di kawasan Taman Dadaha Kota Tasikmalaya kini berubah menjadi lautan cahaya. Festival lampu terbesar, Lumiland, secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, Jumat malam (09/10/2026).

Acara pembukaan berlangsung meriah. Didampingi Kepala UPTD Dadaha, Dadang, dan jajaran Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Wawalkot menyusuri setiap sudut wahana sambil berbincang dengan Komisaris PT Lumiland, Eko Ardi Nugraha.

Sebanyak 5 juta lampu LED warna-warni dengan 9 tema spektakuler menghiasi kawasan Taman Dadaha seluas kurang lebih satu hektare. Pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai instalasi memukau, di antaranya tema planet luar angkasa, dunia binatang, ubur-ubur yang melayang, hingga lorong cinta yang menjadi spot favorit untuk berfoto.

Komisaris PT Lumiland, Eko Ardi Nugraha, menjelaskan detail penyelenggaraan festival yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota Tasikmalaya ke-25 tersebut.

“Festival ini berlangsung mulai tanggal 9 Oktober sampai 15 November 2026, selama 38 hari. Ini merupakan rangkaian untuk memeriahkan HUT Kota Tasikmalaya ke-25,” ujar Eko.

Untuk harga tiket masuk, pihaknya mematok harga yang sangat terjangkau. Tiket untuk dewasa sebesar Rp.35.000, sedangkan untuk anak-anak Rp.25.000. Khusus anak di bawah 3 tahun, masuk secara gratis.

Sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan, Lumiland bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya juga menyiapkan program tiket gratis dalam jumlah besar.

“Kami akan membagikan 50.000 tiket gratis untuk siswa SD dari kelas 1 sampai kelas 6 yang akan kami bagikan langsung ke sekolah-sekolah yang ada di Kota maupun Kabupaten Tasikmalaya. Pembagian akan mulai kami lakukan hari Senin,(12/10/2026)” jelas Eko.

Tak hanya untuk siswa, program gratis juga diberikan untuk seluruh guru se-Indonesia. Program ini merupakan inisiasi dari Wali Kota Tasikmalaya.

“Pak Wali juga akan menggratiskan semua guru se-Indonesia yang masuk ke Lumiland. Cukup menunjukkan identitas saja, baik itu KTP, ID Card, Kartu PGRI, dan lain-lain. Mulai dari guru PAUD, TK, SD, SMP, SMA, hingga guru ngaji, asal bisa menunjukkan identitasnya silakan masuk, tunjukkan di loket untuk mendapatkan free pass,” tambahnya.

Terkait teknis, Eko menjelaskan untuk menyalakan jutaan lampu tersebut, pihaknya membutuhkan daya listrik sebesar 30.000 watt yang bekerja sama dengan PLN Kota Tasikmalaya dan UPTD Dadaha. Pihaknya juga menyiapkan genset sebagai cadangan jika aliran listrik padam.

“Untuk keamanan, jangan khawatir. Lampu-lampu ini waterproof dan menggunakan arus DC seperti aki motor, jadi aman meskipun terkena air. Yang tidak waterproof orangnya,” candanya.

Pihak penyelenggara menargetkan jumlah kunjungan selama 38 hari penyelenggaraan bisa mencapai 90.000 hingga 100.000 pengunjung, berkaca dari kesuksesan Lumiland di Kota Kediri yang mencapai 80.000 pengunjung.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengatakan Lumiland merupakan wahana wisata untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di momen HUT ke-25 Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, kehadiran festival lampu ini tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Dengan adanya festival lampu Lumiland ini dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat, mulai dari UMKM yang berjualan di sekitar, sektor parkir, dan lainnya. Ini momentum untuk kebahagiaan bersama dan ekonomi bersama,” ujar Viman.Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya dan sekitarnya untuk datang dan menikmati keindahan Lumiland bersama keluarga. Ujarnya.(Ari Yanto)

 

Redaksi
Author: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini