Delhi Catat Suhu Tertinggi 52,3°C: Gelombang Panas Ekstrem Melanda India Utara

0
315
Suhu panas di india
Sumber Gambar : aljazeera.com - [Manish Swarup/AP Photo]

Suhu di New Delhi melonjak ke rekor tertinggi 52,3 derajat Celsius (126,1 derajat Fahrenheit) pada hari Rabu, ketika ibu kota India dan beberapa bagian lain negara tersebut mengalami gelombang panas berbahaya yang telah merenggut puluhan nyawa.

Stasiun cuaca di kawasan barat laut Delhi, Mungeshpur, mencatat suhu tertinggi ini pada pukul 14.30 waktu setempat pada hari Rabu. Suhu ini terjadi di tengah gelombang panas yang melanda bagian barat laut dan tengah India, dengan suhu di ibu kota secara teratur mendekati 50 derajat Celsius selama beberapa hari terakhir.

Departemen Meteorologi India (IMD) menyatakan kondisi panas ekstrem ini akan berangsur-angsur berkurang mulai Kamis. Seorang pejabat IMD mengatakan kepada Press Trust of India bahwa beberapa daerah di ibu kota nasional “sangat rentan” terhadap kedatangan angin panas dari negara bagian tetangga Rajasthan, yang menyebabkan suhu yang sangat tinggi.

Sebelumnya pada hari Rabu, badan cuaca mengeluarkan ‘Red Alert’—peringatan tertinggi mereka—di beberapa negara bagian di India Utara, mengimbau masyarakat untuk mengambil tindakan pencegahan dan tetap di dalam ruangan.

Setidaknya 60 kematian terkait panas dilaporkan di seluruh negeri antara 1 Maret dan minggu lalu, menurut laporan dari National Centre for Disease Control yang dikutip oleh Mint. Jumlah ini termasuk 32 kematian akibat heatstroke dan 28 kematian dari dugaan heatstroke. Media lokal melaporkan setidaknya tiga kematian tambahan minggu ini di negara bagian barat laut Rajasthan—yang paling parah terkena dampaknya. Sejak awal Maret, setidaknya 16.344 kasus dugaan heatstroke dilaporkan di seluruh negeri, tambah laporan Mint.

237 gigawatt. Itu adalah total permintaan listrik di seluruh India yang tercatat pada hari Kamis—rekor tertinggi musiman. Kementerian Energi India memperkirakan permintaan akan tetap tinggi sepanjang Mei sebelum naik di atas 240 GW pada Juni. Dalam laporan terbarunya, Badan Energi Internasional mengatakan emisi karbon global mencapai rekor tertinggi pada 2023—didorong oleh peningkatan permintaan listrik di India dan China.

Fase terakhir pemilihan nasional India dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni—jika gelombang panas ekstrem ini berlanjut, kemungkinan besar akan mempengaruhi partisipasi pemilih.

Gelombang panas yang brutal ini telah memaksa sekolah-sekolah di beberapa kota untuk tutup dan meningkatkan risiko heatstroke bagi orang-orang yang bekerja di luar ruangan. Suhu ekstrem ini juga bersamaan dengan pemilihan umum selama enam minggu, yang meningkatkan risiko kesehatan saat orang menunggu dalam antrean panjang untuk memberikan suara. Pemungutan suara berakhir pada hari Sabtu.

Suhu yang sangat tinggi ini juga berdampak pada hewan, membuat mereka berisiko mengalami dehidrasi dan heatstroke. Di kota Bikaner di Rajasthan, konservasionis hewan mengatakan bahwa chinkara—gazelle India yang terancam punah—menghadapi kekurangan air.

April, Mei, dan Juni adalah bulan-bulan panas di sebagian besar India sebelum hujan monsun membawa suhu yang lebih dingin. Namun, panas ekstrem semakin menjadi krisis kesehatan masyarakat di India, dengan cuaca panas yang semakin intens dalam dekade terakhir dan biasanya disertai dengan kekurangan air yang parah. Puluhan juta dari 1,4 miliar penduduk India tidak memiliki akses air bersih. Otoritas New Delhi juga telah memperingatkan risiko kekurangan air saat ibu kota terpanggang dalam panas yang menyengat—memotong pasokan ke beberapa area. (Awaludin)

Sumber berita:

  • https://www.forbes.com/sites/siladityaray/2024/05/29/delhi-hits-record-126-f-degrees-as-extreme-heat-wave-envelops-north-india
  • https://www.aljazeera.com/gallery/2024/5/29/photos-north-india-swelters-as-new-delhi-records-highest-ever-temperature-of-49-9c
  • https://www.ndtv.com/india-news/delhi-hits-52-3-degrees-highest-ever-recorded-temperature-5771382
A. Awaludin
Author: A. Awaludin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini