Diky Chandra Hadiri Wisata Petik Melon, Ajak Generasi Muda Sukses Jadi Petani Milenial

0
298

TASIKMALAYA,SK

Wakil Walikota Tasikmalaya, Rd Diky Chandranegara menghadiri kegiatan wisata petik melon premium yang digelar oleh PT.Tribrata Sinergy Utama, di kawasan eks wisata Karang Resik,Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Rabu (10/12/2025).

Pada kegiatan tersebut, Wakil Walikota Tasikmalaya,Rd.Diky Candranegara didampingi sang istri Rani Permayani, dan Kepala DKP3 meninjau lokasi kebun melon sekaligus merasakan sensasi memetik dan mencicipi beberapa jenis melon langsung dari kebun.

Suasana santai namun penuh makna nampak terlihat dalam kegiatan tersebut, deretan pohon melon semakin menambah kesan asri menjadi ajang refreshing bagi para pejabat yang hadir.

Wakil Walikota Tasikmalaya, Rd.Diky Chandranegara, mengapresiasi petani mileneal yang telah berhasil mengembangkan agrowisata buah melon.

Menurutnya, hal ini membuktikan bahwa bertani itu tidak seburuk yang dibayangkan oleh anak-anak muda yang masih banyak yang menganggap bertani itu kolot atau kuno, sehingga masih banyak yang merasa gengsi untuk menekuni dunia pertanian.

” Jika kita bisa menggali potensi yang ada di sekitar kita, maka akan menjadi sesuatu hal yang bernilai ekonomi dan bisa menciptakan lapangan pekerjaan” ungkapnya. Untuk itu, Ia berharap petani melineal ini menjadi motivasi dan dapat diikuti oleh anak muda lainnya, sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan ekonomi.

Ia menyebut, bahwa sebagian besar APBD daerah bersumber dari jumlah kunjungan orang luar daerah ke kota Tasik. Untuk itu, selaku pemerintah, ia mengajak kepada para agniya maupun investor untuk investasi di Kota Tasikmalaya karena memiliki potensi besar untuk dikembangakan.

” Kami berharap teman-teman media juga dapat membantu menginformasikan potensi-potensi yang ada di Kota Tasikmalaya sehingga orang luar tertarik untuk berkunjung ke kota Tasik” pungkasnya.

Hilman, pemilik Green House Melon Wisata Karang Resik, mengungkapkan awal mula dirinya tertarik untuk berkebun melon, setelah ia memutuskan berhenti dari dunia perbankan.” Awalnya saya tanam diatas dirumah dengan ukuran 6×4 meter dan menghasilkan uang satu juta” ujar Hilman.

Lalu,kata dia, sejak tahun 2019 mengembangkan budidaya melon dikebun yang lebih luas yang ada di kawasan Karang Resik, yang hingga saat ini sudah melaksanakan dua kali panen.

” Alhamdulillah sampai saat ini sudah dua kali panen dengan hasil panen 40 ton, dengan omzet sekitar 140 juta rupiah” ucapnya. Hilman

Ia pun membuka ruang bagi masyarakat yang ingin belajar cara budidaya melon, bisa datang ke lokasi green house melon yang ada di komplek wisata eks Karang Resik, Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya.(Ari Yanto)

Redaksi
Author: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini