TASIKMALAYA,SK


Kebisingan knalpot brong yang meresahkan warga akhirnya,ditertibkan Polsek Kadipaten kerja Sama bersama masyarakat Kp Ciselang,Rt 02 Rw03 Desa Kadipaten,5 Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya menggelar kegiatan pendampingan dan sweping knalpot brong, Senin 6/7/2026.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 12.30 WIB di kediaman K.H. Abdul Kholis, Ketua MUI Desa Kadipaten. Sekitar 35 warga hadir mengikuti kegiatan yang digagas Karang Taruna Dusun Ciselang tersebut.
Inisiatif Warga, Didukung Penuh Polisi dan TNI
Ketua Karang Taruna Dusun Ciselang, Ajang Surya, menjadi penanggung jawab kegiatan. Menurutnya, inisiatif warga Masyarakat ini muncul karena keluhan warga soal suara knalpotbisingyangmengganggukenyamanan, Ketenangan Masyarakat terutama saat malam hari dan waktu ibadah.
“Kami sudah sering dapat laporan. Anak-anak susah belajar, orang tua susah istirahat. Makanya kami bergerak bersama untuk menertibkan,” ujar Ajang.
Aparat keamanan pun hadir lengkap. Kapolsek Kadipaten AKP Sandy Suardani Gunawan, S.H., Kanit Binmas Aipda Maksun Dirga, S.H., Bhabinkamtibmas Briptu Sutisno Prasetyo, Amd Kom dan Babinsa Sertu Suja’i turut mendampingi. Hadir juga Kaurkeu mewakili Kades Kadipaten, tokoh masyarakat K.H. Abdul Kholis, dan tokoh agama Ustadz Miftah Farid.
Sosialisasi Dulu, Baru Sweping ke 11 RT
Sebelum sweping, acara diawali sosialisasi dan imbauan. Warga diajak memahami dampak knalpot bronx terhadap ketertiban umum dan keselamatan berkendara.
Usai sosialisasi, tim gabungan langsung melakukan sweping ke rumah-rumah warga di 11 RT dan 4 RW di Dusun Ciselang. Pendekatan yang digunakan persuasif dan humanis dengan Masyarakat.
Hasilnya, sebanyak 10 knalpot brong berhasil diamankan sebagai barang bukti. Seluruh knalpot tersebut kemudian dibawa ke Mako Polsek Kadipaten untuk selanjutnya diserahkan ke Polres Tasikmalaya Kota.
Warga yang terjaring diberi kesempatan mengganti knalpot brong dengan knalpot original standar pabrikan. Tidak ada tindakan paksa. Polisi menekankan ini murni upaya menjaga kenyamanan bersama.
“Harapannya warga sadar sendiri. Knalpot bising bukan keren, tapi bikin risih orang lain,” kata AKP Sandy.
Harap Ciptakan Lingkungan Nyaman dan Kondusif
Tokoh masyarakat K.H. Abdul Kholid mendukung penuh langkah ini. Ia menilai menjaga ketertiban adalah bagian dari menjaga nilai agama dan sosial di masyarakat.
“Rumah harus jadi tempat tenang. Kalau dari jalan sudah bising, bagaimana mau khusyuk ibadah dan belajar,” katanya.
Sementara Ustadz Miftah Farid mengingatkan, penggunaan kendaraan harus tetap sesuai aturan agar tidak mengganggu orang lain.Sepanjang kegiatan, situasi berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif. Polsek Kadipaten menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala, tidak hanya di Ciselang tapi juga di wilayah lain.
Dengan adanya sinergi antara polisi, TNI, pemerintah desa, tokoh agama, dan Karang Taruna ini, warga Dusun Ciselang berharap lingkungan kembali nyaman tanpa suara knalpot yang membisingkan telinga warga.(Ari Yanto)










