TASIKMALAYA,SK


Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Komplek Pondok Pesantren Bantargedang, Kelurahan Kersanagara, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, Sabtu 4/7/2026. Ribuan santri dan alumni berkumpul dalam acara Haol Akbar Masyayikh sekaligus Reuni Ikatan Santri Bantargedang atau Ikasabda.


Acara tahunan ini menjadi momentum silaturahmi besar keluarga besar Bantargedang. Para alumni datang dari berbagai daerah dengan semangat yang sama, mengenang masa mondok dan mempererat ikatan.

Haol ke-41 Dimeriahkan Tabligh Akbar Bersama Mamah Dedeh
Sekretaris Panitia Pelaksana, Abdul Halim Rahmatulloh, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan Haol Akbar ke-41 Ponpes Bantargedang yang dirangkai dengan reuni akbar Ikasabda.
“Kami isi dengan Tabligh Akbar dan menghadirkan penceramah Mamah Dedeh. Antusiasme luar biasa. Alumni yang hadir mencapai sekitar 80 persen dari total alumni yang tersebar di berbagai wilayah,” ujar Abdul Halim.Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar temu kangen. Lebih dari itu, Haol dan reuni menjadi bukti soliditas dan loyalitas alumni terhadap pesantren yang telah membesarkan mereka.
“Moto kami Ikasabda Berjuang, Bantargedang Menjulang. Ini menjadi pengingat bagi santri dan alumni untuk terus berjuang, menjaga nama baik pesantren, dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tambahnya.
Gedung Ikasabda Resmi Diresmikan
Tahun ini peringatan Haol terasa semakin spesial. Bertepatan dengan acara, pimpinan pesantren meresmikan Gedung Ikasabda. Gedung baru tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan, kajian, dan konsolidasi para alumni dan santri dalam memajukan pesantren.Peresmian gedung disambut tepuk tangan meriah. Banyak alumni yang berharap gedung ini bisa menjadi rumah kedua bagi mereka untuk terus belajar, berdiskusi, dan berkontribusi bagi Bantargedang.
“Dengan adanya gedung ini, silaturahmi tidak berhenti di acara Haol saja. Alumni bisa rutin berkegiatan, mengadakan kajian, dan merancang program pengabdian untuk masyarakat,” kata salah satu alumni.
Menjaga Tradisi dan Kontribusi untuk Umat
Haol Akbar Masyayikh sendiri merupakan tradisi untuk mengenang para masyayikh dan pendiri pesantren. Doa bersama dipanjatkan agar ilmu dan perjuangan para ulama terdahulu terus mengalir pahalanya, dan pesantren semakin berkah.Ribuan santri yang masih aktif mondok juga ikut serta. Bagi mereka, bertemu dengan para alumni senior menjadi motivasi untuk semangat menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai pesantren.
Dengan berakhirnya rangkaian acara, keluarga besar Ponpes Bantargedang berharap semangat “Berjuang, Bantargedang Menjulang” terus hidup. Tidak hanya di lingkungan pesantren, tapi juga melalui kiprah alumni di tengah masyarakat sebagai insan yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat. Ujarnya.(Ari yanto)










