Kabupaten Bogor, SK – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor menargetkan percepatan pembangunan melalui 9 program prioritas di tahun 2024. Program ini mencakup penanganan kawasan kumuh, pembangunan infrastruktur, hingga pengembangan ruang publik, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

1. Penyusunan Rencana Pembangunan dan Pengembangan PKP (RP3KP)

Penyusunan RP3KP Kabupaten Bogor bertujuan mengatur pengembangan kawasan permukiman sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Fokus utamanya adalah:
- Penyediaan rumah layak huni untuk korban bencana dan warga terdampak relokasi.
- Penanganan kawasan permukiman kumuh dengan luas di bawah 10 hektar.
Program ini akan diimplementasikan di berbagai desa seperti Bojong Rangkas, Tlajung Udik, dan Parungpanjang.
2. Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU)

Sebanyak 295 unit rumah akan direhabilitasi di 19 kecamatan dan 69 desa. Program ini memberikan bantuan sosial berupa dana stimulan bagi warga miskin. Dengan program ini, diharapkan kualitas tempat tinggal warga meningkat secara signifikan.
3. Penanganan Rumah Korban Bencana Alam

DPKPP mengalokasikan program rehabilitasi dan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana.
- Rehabilitasi Rumah: Sebanyak 1.232 unit rumah di 40 kecamatan diperbaiki melalui mekanisme Bantuan Tidak Terencana (BTT).
- Pembangunan Hunian Tetap (Huntap): Sebanyak 100 unit rumah dibangun di Nanggung dan Sukajaya untuk menyelesaikan dampak bencana tahun-tahun sebelumnya.
4. Pembangunan Jembatan Gantung (Rawayan)

Untuk meningkatkan aksesibilitas di daerah terpencil, DPKPP membangun 5 unit jembatan gantung di:
- Kecamatan Jasinga (2 unit),
- Kecamatan Tanjungsari (1 unit),
- Kecamatan Leuwisadeng (1 unit),
- Kecamatan Sukajaya (1 unit).
Jembatan ini mempermudah mobilitas warga dan membuka peluang pengembangan ekonomi dan pariwisata.
5. Penataan dan Pembangunan Tempat Pemakaman Umum (TPU)

Program penataan TPU mencakup:
- Perbaikan akses jalan TPU Gorowong dan TPU Jabon Mekar,
- Pemagaran TPU Tenjo,
- Pemasangan PJU tenaga surya di TPU,
- Betonisasi akses TPU Gunung Putri Cicadas.
Penataan ini memastikan TPU lebih tertata, nyaman, dan mudah diakses.
6. Pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP) Taman

Sebanyak 8 titik ruang terbuka publik akan dibangun, di antaranya:
- Taman Tematik di Cileungsi dan Rancabungur,
- Taman Tegar Beriman,
- Lanskap Babakan Madang,
- Rest Area Puncak – Cisarua.
Program ini bertujuan menciptakan ruang hijau yang sehat dan nyaman bagi warga.
7. Pembangunan Lettersign untuk Identitas Kecamatan

DPKPP membangun 3 lettersign di kecamatan:
- Jasinga,
- Rumpin,
- Rancabungur, serta
- Rest Area Puncak.
Lettersign ini berfungsi sebagai penanda identitas kecamatan dan mempercantik estetika kawasan.
8. Pembangunan Tugu/Sign-Gate Kawasan Geopark

Sebagai upaya mempromosikan Geopark Halimun Salak dan Geopark Pongkor, dibangun 2 tugu/sign-gate di:
- Kecamatan Ciampea,
- Kecamatan Jasinga.
Tugu ini menjadi simbol identitas kawasan wisata alam yang memiliki nilai ilmiah dan budaya.
9. Pembangunan Peta Wilayah 3D dan Signage di Rest Area Puncak

Untuk mempermudah navigasi pengunjung di kawasan wisata Puncak, dibangun 1 unit peta wilayah 3D dan 5 signage/totemsign di Rest Area Puncak, Cisarua. Program ini membantu wisatawan mengenali lokasi penting di kawasan tersebut.
Program Sertifikasi Tanah Aset Pemda
Sebanyak 355 bidang tanah telah bersertifikat, meliputi:
- Tanah jalan, sekolah, puskesmas, dan PSU.
Selain itu, 50 bidang tanah HGB diberikan kepada korban bencana di Desa Sukaraksa, Kecamatan Cigudeg.
Sumber: Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor
Tahun: 2024
Sumber PDF : https://drive.google.com/file/d/1XDPY47zet2FmH8uK27BV2ErZfSqimrmI/view?usp=sharing










