
Kota Bekasi, SKĀ
Setelah dibangun melalui anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan Kelurahan tahun 2024, Taman Delima RW. 05 Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, diresmikan pada, Rabu (11/12/2024).
Kegiatan peresmian Taman Delima RW. 05 Kelurahan Jatibening Baru tersebut, ditandai dengan proses pengguntingan Pita dan penandatanganan Prasasti yang dilakukan secara langsung oleh Camat Pondokgede, Zainal AbidinĀ Syah.
Hadirnya Camat Pondokgede dalam kegiatan peresmian Taman Delima RW. 05 Kelurahan Jatibening Baru juga didampingi oleh Lurah Jatibening Baru, Badru Tamam, Ketua RW. 05 Kelurahan Jatibening Baru, Bambang Sutrisno, dan Ketua Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Jatibening Baru, Mustofa Nasir.
Dalam sambutannya Camat Pondokgede mengatakan, taman itu bagian dari infrastruktur yang dikembangkan oleh pemerintah kota, āDan ini luar biasa sangat besar, sangat banyak manfaatnya ketika pada saat ini dibutuhkan ruang terbuka hijau di komplek-komplek maupun nanti di titik-titik lain yang memenuhi syarat untuk dilakukan pembangunan taman,ā kata Zainal AbidinĀ Syah pada kesempatan tersebut.
Zainal juga menyebutkan, bahwa taman merupakan bagian dari simbol persatuan seluruh warga, āMasyarakat bisa berkumpul di sini, kita gak mengenal sukunya apa, agamanya apa. Bisa sama-sama bermain, bersantai gitu. Apalagi ada saungnya, bisa nobar, bisa dimanfaatkan sebagai kegiatan ekonomi kalau hari minggu,ā ucapnya.
Sebelum menutup sambutannya saat itu, Camat Pondokgede sempat berpesan agar hasil pembangunan Taman Delima RW. 05 Kelurahan Jatibening Baru dapat dijaga dan dirawat secara bersama-sama.
Pasalnya hal tersebut disampaikan Camat Pondokgede, lantaran hasil dari kegiatan pembangunan taman ini baru akan dilakukan pemeriksaan pada awal tahun mendatang atau sekitar bulan Maret 2025, āTerima kasih sekali lagi Pak RW, rekan-rekan BKM, Pak Lurah, dan RT/RW. Mudah-mudahan, taman ini cukup bisa dijaga pemeliharaannya,ā tutup Zainal mengakhiri.
Menurut Lurah Jatibening Baru, Taman Delima menjadi salah satu skala prioritas pembangunan di wilayah dan telah dicanangkan sejak awal pembangunan taman pada wilayah RW. 06 tahun lalu, āNah tentu ini menjadi prioritas ya, karena memang dibutuhkan oleh masyarakat. Karena di RW. 05 ini, tadinya nggak ada taman bermain. Jadi dengan adanya taman di RW. 05 ini disambut baik oleh warga, dan sekarang tidak perlu lagi jauh-jauh,ā ujarnya selepas kegiatan peresmian berlangsung.
Lebih dekat, sambung Badru Tamam menambahkan, āLebih terbagi dua; ada di RW. 06, ada di RW. 05. Jadi masyarakat lebih banyak pilihan mau main dimana saja, khususnya anak-anak kita ya,ā tandasnya.
Selaku pelaksana kegiatan pembangunan Taman Delima, Ketua Koordinator BKM Kelurahan Jatibening Baru memaparkan, dari total anggaran DAU Tambahan Kelurahan tahun 2024 ada sekitar 13 item jenis kegiatan pada saat proses pelaksanaan pekerjaan dilakukan.
Ke-13 item jenis kegiatan itu di antaranya seperti; Persiapan dan pembersihan lahan Prasarana Sarana Utilitas Umum (PSU) perumahan yang dijadikan taman, pemasangan paving block warna merah dengan luas area 215 meter, menyediakan lahan Jogging Track dengan pemasangan paving block yang luasnya mencapai 55 meter, dan pemasangan Lampu taman.
Selain itu ada juga penyediaan area Playground, 3 jenis Alat Permainan anak sederhana, pembuatan Gazebo dengan volume 3,5 meter x 3,5 meter, pengeboran dan instalasi air untuk keperluan penyiraman taman, Papan nama taman, Kursi taman dari bahan Besi maupun Cor Beton, Tempat Sampah, Prasasti, dan Pagar, āYang lainnya tanaman. Dari anggaran 200 juta, jenis kegiatan yang ada di taman ini memang ada 13 item ya,ā paparnya.
Secara singkat Mustofa Nasir pun menerangkan, bagaimana tahapan proses lahan PSU yang tadinya kurang produktif menjadi sebuah taman dan dapat dinikmati oleh warga masyarakat secara luas, āYa, ini tadinya PSU yang tidak terawat. Akhirnya melalui program ini Pak RW mengajukan ke Pak Lurah, dan Pak Lurah yang menentukan lokasinya di sini,ā terangnya.
Sementara sebagai penerima manfaat dari hasil pembangunan taman, Ketua RW. 05 Kelurahan Jatibening Baru sempat memberi respons yang cukup unik soal pemanfaatan lahan PSU yang tadinya kurang produktif menjadi sebuah taman, āSaya tidak bisa kasih kata-kata apa pun, cuma āWowā. (red – Pembangunan Taman) itu sudah bukan main bagusnya, saya terima kasih sekali,ā tuturnya.
Bambang Sutrisno juga menjelaskan, dirinya bersedia untuk membuka area tersebut kepada masyarakat secara luas.
Bukan hanya diperuntukan bagi warga sekitar perumahan saja, namun warga di luar perumahan pun dapat menikmati hasil dari pembangunan Taman Delima RW. 05 Kelurahan Jatibening Baru, āNah kebetulan, saya lihat dari warga di sini juga mereka mau (red – Berbagi Fasilitas Taman),ā jelasnya.
Hanya mungkin, lanjut Bambang Sutrisno menutup penjelasannya, āMereka (red – Warga) ada waktu-waktu yang tertentu. Jadi tidak terus 24 jam sampai malam jam 9, tidak,ā pungkasnya.
Sebagai informasi, rangkaian kegiatan peresmian taman di wilayah Kelurahan Jatibening Baru tersebut, merupakan agenda lanjutan dari peresmian taman di wilayah Kelurahan Jaticempaka yang juga dilakukan oleh Camat Pondokgede pada hari yang sama. (Andrew)Ā









