Diky Candra Jadi Pemateri PPKMB STIA Priatim: Mahasiswa Jangan Hanya Kejar Gelar

0
117

TASIKMALAYA,SK
Dalam Kegiatan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA)YPPT Priatim Tasikmalaya melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026- 2027. Kegiatan digelar di Graha Mulia permana, Kampus STIA YPPT Priatim,Jalan Perintis Kemerdekaan. Kota Tasikmalaya, Rabu 23 September 2026.
Kegiatan PKKMB tahun ini terasa istimewa dengan hadirnya Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, sebagai pokok pemateri utama. Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Diky memberikanpembekalanmengenai pentingnya memahami jati diri daerah sebelum mendalami ilmu administrasi.

Menurutnya, sebagai mahasiswa administrasi yang kuliah di Tasikmalaya, wajib hukumnya untuk mengetahui asal-usul, sejarah, potensi, hingga kultur yang ada di Kota Tasikmalaya.
“Sebelum mendalami administrasi dan pelayanan di Kota Tasikmalaya, harus mengetahui asal-usul Kota Tasikmalaya terlebih dahulu,” ujar Diky.
Ia juga menekankan agar mahasiswa memiliki orientasi yang jelas selama menempuh pendidikan. Kuliah bukan sekadar mengejar ijazah dan gelar akademik, tetapi harus memiliki tujuan yang lebih besar untuk memberi manfaat bagi masyarakat.

“Setiap pembelajaran yang dikerjakan harus disesuaikan dengan tujuan mereka menjadi mahasiswa, artinya bukan hanya mengejar titel atau gelar saja,” katanya.
Selain itu, Diky meminta mahasiswa untuk memahami dokumen perencanaan pembangunan daerah seperti RPJMD dan RPJP Kota Tasikmalaya. Dengan memahami dokumen tersebut, mahasiswa akan paham tahapan-tahapan perencanaan pembangunan yang sedang dan akan dijalankan pemerintah.

Pada kesempatan itu, suasana PKKMB berlangsung interaktif. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan menyampaikan pendapatnya langsung kepada Wakil Wali Kota.
Sementara itu, Ketua STIA YPPT Priatim, H. Agus Fatah Hidayat, menjelaskan bahwa kegiatan PKKMB ini dilaksanakan sesuai pedoman dari Kementerian Pendidikan. Untuk tahun akademik 2026-2027, PKKMB diikuti sebanyak 151 orang mahasiswa.
Rinciannya terdiri dari Program Studi Administrasi Publik sebanyak 100 orang, Administrasi Bisnis 49 orang, dan Program Pascasarjana sebanyak 11 orang.

“Selain diikuti mahasiswa tahun akademik 2026-2027, PKKMB juga diikuti oleh angkatan sebelumnya yang memang belum mengikuti PKKMB, karena PPKMB ini merupakan salah satu syarat untuk mengikuti sidang skripsi,” jelas Agus.
Ia mengungkapkan adanya perubahan nomenklatur program studi sesuai aturan terbaru dari Kementerian Pendidikan. Program Studi Ilmu Administrasi Negara berubah menjadi Ilmu Administrasi Publik, Ilmu Administrasi Niaga menjadi Ilmu Administrasi Bisnis, dan Magister Administrasi Negara menjadi Magister Administrasi Publik.
Konsekuensi dari perubahan tersebut adalah perubahan gelar akademik menjadi lebih spesifik. Yakni S.AP untuk Sarjana Administrasi Publik, S.AB untuk Sarjana Administrasi Bisnis, dan M.AP untuk Magister Administrasi Publik.

“Dengan keluarnya keputusan dari menteri, maka gelarnya semakin spesifik. Sesuai SK Asosiasi Administrasi Publik membentuk administrator yang profesional,” ujarnya.
Agus menambahkan, sesuai ketentuan Asosiasi Ilmu Administrasi, lulusan STIA dituntut menjadi administrator muda yang berkarakter, inovatif, sesuai dengan karakter lokal tetapi berwawasan global, terlebih di era digitalisasi saat ini.ujarnya.(Ari Yanto)

Redaksi
Author: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini