TASIKMALAYA,SK


Dalam kegiatan Partai Golongan Karya atau Golkar Kota Tasikmalaya menggelar Musyawarah Daerah atau Musda V dengan mengusung tema “Membangun Soliditas untuk Kejayaan Partai Golkar”. Kegiatan tersebut diselenggarakan di Ballroom Hotel Harmoni, Kota Tasikmalaya,Jumat, (18/09/2026).

Ada yang menarik pada Musda V Partai Golkar tahun ini. H. Nurul Awalin dipastikan menjadi calon tunggal Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya setelah kandidat lainnya, H. Iwan Saputra, memutuskan mengundurkan diri karena ditarik menjadi pengurus DPW Partai Golkar Provinsi Jawa Barat.
Dengan mundurnya H. Iwan Saputra, peta persaingan di Musda V pun mengerucut pada satu nama. Meski berstatus calon tunggal, proses Musda tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi dan Anggaran Dasar serta Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar.
Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPW Partai Golkar Provinsi Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin, jajaran pengurus Partai Golkar Kota Tasikmalaya, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kota Tasikmalaya dari Fraksi Golkar, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candra Negara, serta tamu undangan lainnya dari organisasi sayap dan organisasi pendiri Partai Golkar.
Musda V berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat konsolidasi. Para kader dari tingkat kecamatan hingga kelurahan hadir memberikan dukungan untuk kelancaran Musda sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat daerah.
Dalam sambutannya, mantan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tasikmalaya H. Muhamad Yusuf mengatakan, Musda ini menjadi momen strategis untuk menentukan arah dan program kerja lima tahun ke depan, serta memilih ketua pimpinan daerah yang akan membawa Golkar Kota Tasikmalaya lebih maju.
“Musda ini menjadi momen strategis untuk menentukan program kerja lima tahun ke depan dan memilih ketua pimpinan daerah. Ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum untuk menata kembali kekuatan partai,” ujar H. Muhamad Yusuf.
Ia mengajak seluruh pengurus partai hingga akar rumput untuk menjaga soliditas, kekompakan, dan bergerak serta maju bersama demi kejayaan Partai Golkar di Kota Tasikmalaya.
“Apapun dinamika yang terjadi, kita harus tetap solid. Jaga kebersamaan, jangan terpecah. Setelah Musda ini, tidak ada lagi perbedaan, yang ada adalah Golkar satu, Golkar solid, Golkar menang,” tegasnya.
Menurutnya, soliditas menjadi kunci utama untuk menghadapi tantangan politik ke depan, termasuk Pemilu 2029. Golkar harus hadir sebagai partai yang dekat dengan rakyat dan mampu menjadi solusi atas persoalan masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin berharap Musda V ini melahirkan kepemimpinan yang mampu merangkul semua kader dan menggerakkan mesin partai hingga tingkat bawah.
Dengan mengusung tema “Membangun Soliditas untuk Kejayaan Partai Golkar”, Musda V diharapkan menjadi titik balik kebangkitan Golkar di Kota Tasikmalaya.
Dukungan penuh kepada H. Nurul Awalin sebagai calon tunggal menjadi sinyal kuat bahwa kader menginginkan stabilitas dan kekompakan untuk meraih kejayaan di masa mendatang.ujarnya.(Ari Yanto)










