Setahun Berjalan, Kampung Binaan PKK di Gunung Ceuri Rw 14 kota Tasikmalaya Berbuah Manis

0
16

TASIKMALAYA,SK

Dalam Kegiatan dari Tim   Penggerak  Pkk  kota   Tasikmalaya dilaksanakan di rw 14 Gunung Ceri Kelurahan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga atau TP PKK Kota Tasikmalaya melakukan kunjungan ke kampung binaan PKK di wilayah RW 14 Gunung Ceuri, Kelurahan Tuguraja, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Rabu, 16 September 2026.

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan dan keberlanjutan program kampung binaan yang telah dirintis sejak Juli 2025 lalu. Dalam kurun waktu satu tahun, kampung tersebut menunjukkan progres yang luar biasa.

Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya, dr. Elvira Kamarrow Putri, mengatakan kampung binaan ini merupakan program percontohan dalam pemanfaatan lahan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga.

“Kampung binaan yang sudah kita buat dan rintis dari Juli 2025, jadi sudah satu tahun. Kita mau lihat seberapa besar manfaat dan keberlanjutannya untuk masyarakat,” ujar dr.Elvira.

Ia mengaku terkesan dengan perkembangan di Kelurahan Tuguraja. Jika sebelumnya kawasan tersebut sepi dan masyarakatnya cenderung apatis, kini kondisinya berubah total. Semangat gotong royong warga, khususnya ibu-ibu Kelompok Wanita Tani atau KWT, tumbuh pesat.

“Ini luar biasa di Kelurahan Tuguraja ini benar-benar bisa berkembang dan membawa dampak positif untuk masyarakat. Progresnya terlihat. Kita sudah kesini tiga kali, dari sosialisasi, kemudian monitoring dan ini yang terakhir. Dulu sepi sekali, masyarakat apatis, sekarang Alhamdulillah semuanya gotong royong mau menanam dan akhirnya bisa menghasilkan,” jelasnya.

dr Elvira menambahkan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari semangat ibu-ibu KWT yang konsisten merawat tanaman. Bahkan, TP PKK Kota Tasikmalaya memberikan apresiasi dengan membeli langsung produk hasil panen warga sebagai bentuk dukungan.

“Alhamdulillah, karena itu bentuk apresiasi kami juga dari semangatnya ibu-ibu KWT, sehingga kita senang untuk membeli produknya,” tambahnya.

Sementara itu, Drs Budi Santosa  Selaku plt Camat Cihideung,  menyampaikan dampak signifikan dari program ini terlihat pada penguatan ketahanan pangan masyarakat melalui pemanfaatan lahan pekarangan rumah.

Warga kini memanfaatkan pekarangan untuk menanam berbagai komoditas seperti sayuran, cabai, dan tanaman produktif lainnya. Hasilnya tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tetapi juga berpotensi memiliki nilai ekonomi.

“Kaitan dengan ketahanan pangan, dengan pemanfaatan lahan pekarangan tadi kita diskusi juga, sudah ada rencana ke depan bahwa mudah-mudahan hasil pemanfaatan pekarangan dengan ditanam sayuran, cabai segala macam itu kita bisa memberikan supplier bahan baku dan bisa berkolaborasi dengan SPPG,” ujar Nandang.

Ia menyebut, RW 14 Gunung Ceuri merupakan lokus   pertama  program kampung   binaan PKK di Kecamatan Cihideung. Kedepan, pihaknya sudah menyiapkan dua lokus tambahan, yakni di Kelurahan Tugujaya sebagai lokus kedua dan Kelurahan Yudanegara sebagai lokus ketiga.

“Mudah-mudahan ini sebagai role model dan bisa diterapkan di lokus kami selanjutnya untuk kita berikan yang terbaik,” katanya.

Drs Budi Santosa Selaku plt Camat Kecamatan Cihideung  juga mengapresiasi,kekompakan dan kolaborasi antara pemerintah, PKK, dan seluruh komponen masyarakat yang sudah berjalan optimal.

“Kalau saya lihat kebersamaan,kekompakan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, PKK dan  seluruh  komponen   masyarakat luar biasa sudah optimal. Mudah-mudahan dapat hasil yang baik,” pungkasnya.(Ari Yanto)

 

Redaksi
Author: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini