DPRD Tasikmalaya Dorong KA Lokal Galunggung Hidup Lagi, Akses ke Bandung Diusulkan Dibuka Kembali

0
125

TASIKMALAYA,SK

Dalam Kegiatan Audensi Mahasisa Kammi Menyampaikan Wacana  pengaktifan kembali kereta api lokal rute Tasikmalaya-Bandung menguat. DPRD Kota Tasikmalaya kini mendorong PT KAI untuk menghidupkan lagi KA Galunggung yang sempat berhenti beroperasi sejak pandemi Covid-19 tahun 2020. Dilaksanakan diruang Banggar Dewan DPRD Kota Tasikmalaya pada hari Senin 14/09/2026

Dorongan itu muncul setelah Komisi III DPRD menerima aspirasi dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau (KAMMI) Kota Tasikmalaya.

Pertemuan digelar di Ruang Banggar DPRD Kota Tasikmalaya, Senin (14/9/2026). Hadir dalam audiensi tersebut perwakilan KAMMI Tasikmalaya, PT KAI, Dinas Perhubungan, dan Dinas PUTR Kota Tasikmalaya.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya, Anang Safaat, mengatakan KAMMI menyampaikan harapan agar transportasi kereta api di Tasikmalaya diintegrasikan kembali. Khususnya untuk menghadirkan KA lokal yang bisa menghubungkan Tasikmalaya dengan Bandung seperti dulu.

“Mahasiswa sudah menyampaikan aspirasinya. Mereka ingin ada kereta lokal lagi untuk akses ke Bandung. DPRD merespons baik usulan itu,” ujar Anang.

Menurutnya, dalam diskusi dengan pihak PT KAI, ada kesepakatan awal untuk menindaklanjuti wacana tersebut ke depan. Apalagi saat ini Stasiun Tasikmalaya sudah berwajah baru. Revitalisasi stasiun itu sendiri berawal dari usulan Pemkot Tasikmalaya pada 2023 lalu.

Untuk mempercepat realisasi, DPRD berencana segera mengeluarkan rekomendasi resmi kepada Wali Kota Tasikmalaya. Tujuannya agar Pemkot bisa menggelar pertemuan bersama PT KAI, Dishub, dan juga Bupati Tasikmalaya.

Sebab, jalur KA lokal nantinya juga akan melewati wilayah Kabupaten Tasikmalaya bagian utara dan daerah lain. Koordinasi lintas wilayah dianggap penting agar prosesnya tidak terhambat.

“Tinggal komunikasi lebih lanjut dengan Daop 2 Bandung. Kalau kereta lokal ini jalan lagi, manfaatnya besar sekali. Bisa jadi moda transportasi murah bagi warga, sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat di daerah,” jelas Anang.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala Stasiun Tasikmalaya Yadi Setiadi menyatakan pihaknya menyambut baik. Namun ia menekankan, pengoperasian kembali KA lokal tidak bisa langsung.

Ada sejumlah tahapan yang harus dilalui. Mulai dari penyediaan sarana dan prasarana pendukung, hingga survei kebutuhan masyarakat sebagai calon penumpang.

“Semua harus dihitung dulu. Mulai dari jumlah peminat, jadwal, sampai kesiapan fasilitasnya. Jadi butuh kajian lebih dulu,” kata Yadi.

KA Galunggung sebelumnya melayani relasi Tasikmalaya – Bandung Kiaracondong. Layanan itu dihentikan saat pandemi karena alasan operasional dan penurunan jumlah penumpang.

Jika wacana ini terwujud, masyarakat Tasikmalaya kembali memiliki alternatif transportasi publik yang ekonomis ke Bandung. DPRD berharap semua pihak bisa segera duduk bersama agar KA lokal Galunggung bisa kembali melayani warga dalam waktu dekat.ujarnya.(Ari Yanto)

 

Redaksi
Author: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini