Jepara,SK
Masa pandemi covid 19 di Kabupaten Jepara belum juga usai dan Bupati Jepara yang notabennya sebagai ketua GTPP covid 19 belum juga mampu mengatasi lajunya penambahan jumlah masyarakat yang terpapar Covid 19.Korban covid 19 di Jepara masih terus bertambah sampai sekarang ,baik itu bagi Nakes, pejabat maupun rakyat biasa tanpa pandang bulu.
Jurubicara Satgas Penanganan Covid 19 Jepara Muh Ali telah mengumumkan kembali adanya penambahan warga Jepara yang terkonfirmasi positif covid 19 berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium 21/11/2020 sebanyak 26 orang.
Sedangkan sampel yang diperiksa sebanyak 185Â orang.Dengan demikian positif prosentase Jepara adalah 14,04 persen ,prosentase ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan.dengan target WHO sebesar 5 persen.
Meski demikian ironisnya, di duga Bupati Jepara justru sibuk berbisnis limbah gipsum PLTU Tanjung Jati B dan jual beli jabatan serta sibuk untuk membangun “istana barunya” yang letaknya tidak jauh dari kediamannya sekarang yakni di desa Srobyong ,kec.Mlonggo,Kab. Jepara.
Menurut keterangan narasumber yang tidak bersedia disebutkan namanya,luas bangunan tersebut sekitar 30 m x 30 m dan akan dibangun dua lantai. Sementara itu menurut keterangan warga yang lainnya juga mengatakan bahwa tempat yang dibangun tersebut adalah milik pak Bupati .Material untuk pembangunan sudah ada ditempat lokasi yang akan dibangun.
Masa pandemi ini ternyata tidak juga membuat empati Bupati Jepara terhadap kondisi masyarakatnya saat ini.Bahkan telah menjadi rahasia umum jika selain kekuasaan yang menggurita ,Bupati Jepara Dian Kristiandi juga terus menumpuk pundi- pundi kekayaan yang semakin melimpah.
Seharusnya Bupati Jepara sebagai ketua GTPP covid 19 bisa lebih dahulu fokus untuk mengatasi pandemi ini yang terus memakan korban bukan saja hanya terpapar dan sakit tapi tidak sedikit yang kehilangan nyawa karena covid 19 ini. Total warga Jepara yang terkonfirmasi positif covid 19 mencapai 2.435 orang dari jumlah tersebut orang yang masih sakit meningkat menjadi 358 orang atau 14,70 persen sedangkan orang yang sembuh sebanyak 1.899 orang atau 77,99 persen dan yang meninggal menjadi 178 orang atau 7,31 persen( 21/11/ 2020). Tetapi menurut data covid Jateng dalam 7 hari berikutnya menjadi 2.478 orang , total yang terkonfirmasi positif covid 19 di kab. Jepara (28/11/2020).
Karena itu Media Suara Keadilan berharap dan menghimbau agar  masyarakat sadar untuk menjaga kesehatan dimasa pandemi ini jika beraktifitas lakukan dengan disiplin protokol kesehatan dan juga tidak kalah pentingnya mendorong dengan segera maksimalkan peran Kepala Daerah dalam hal ini Bupati Jepara sebagai ketua GTPP covid 19 bisa lebih dulu fokus dan pro aktif serta dapat bertindak tegas terukur ,bekerja keras dalam mencari solusi dan membuat kebijakan yang pro rakyat untuk mengatasi bahkan menghentikan masalah pandemi covid 19 di kabupaten Jepara ini. Kesehatan dan kesejahteraan warga Jepara harus menjadi prioritas.( B.Simanjuntak ).











kasus radikalisme pengrusakan mobil di pantai blebak desa sekuro kecamatan mlonggo kabupaten jepara kok gak di muat alias tidak diyangkan?