DKP3 Kota Tasikmalaya Mendapat Bantuan dari Dinas Provinsi Gaungkan Po la B2SA

0
37

Tasikmalaya,SK

Dalam Kegiatan  Dinas   Ketahanan Pangan,  Pertanian,  dan   Perikanan   DKP3 Kota Tasikmalaya turun langsung mengedukasi siswa dan orang  tua  tentang  pentingnya   pola  makan   sehat Sosialisasi program Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman B2SA digelar di SDN Babakan Goyang, Kelurahan Cikalang, Selasa 28/7/2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk meningkatkan kualitas konsumsi pangan keluarga, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Tasikmalaya, Friya Hayatinufus, menjelaskan B2SA bukan sekadar slogan. Program ini mengajak setiap rumah tangga membiasakan menu yang beragam, mengandung gizi lengkap, porsinya seimbang, dan bahan makanannya aman.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya paham konsep B2SA, tapi juga bisa langsung menerapkannya. Hal sederhana seperti menyajikan menu dengan lauk, sayur, buah, dan karbohidrat, lalu memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran,itu sudah langkah besar,” ujar Friya.

Menurutnya, pemanfaatan pangan lokal sangat penting. Selain lebih murah, pangan lokal juga segar dan mudah didapat. Pengolahan makanan secara sehat serta pemilihan bahan yang aman juga menjadi kunci agar keluarga terhindar dari penyakit.

“Kami berharap ilmu hari ini bisa dipraktikkan di setiap rumah. Langkah kecil di dapur akan berdampak besar untuk kesehatan keluarga,” katanya.

Lurah Cikalang, Eri Hendrawan, mengajak kader PKK menjadi ujung tombak edukasi B2SA di tingkat RW dan RT. Ia menilai peran ibu-ibu PKK sangat vital untuk menyebarkan informasi ke tetangga.

“Dengan semangat gotong royong, kita wujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas. Ini juga bagian dari upaya kita mencegah stunting dan memperkuat ketahanan pangan di lingkungan,” kata Eri. HENDRAWAN

Sementara itu, Kepala SDN Babakan Goyang, Rita Ratnaningsih, menyambut baik kegiatan ini. Ia berharap siswa dan orang tua kini lebih paham memilih makanan yang bernilai gizi.

“Anak-anak adalah generasi penerus. Kalau dari sekarang mereka dibiasakan makan sehat, insyaAllah mereka tumbuh kuat dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” ucap Rita.

Dalam sosialisasi, DKP3 juga memberikan contoh penyusunan menu B2SA yang mudah dan murah menggunakan bahan di sekitar. Para guru dan orang tua terlihat antusias mencatat dan berdiskusi.

Program B2SA sejalan dengan target pemerintah menurunkan angka stunting. Pola makan yang baik sejak usia sekolah diyakini bisa memperbaiki status gizi anak dan meningkatkan daya belajar.

DKP3 Kota Tasikmalaya menargetkan sosialisasi serupa digelar di sekolah-sekolah lain secara bertahap. Selain edukasi, pihaknya juga akan mendorong pemanfaatan pekarangan sekolah dan rumah warga sebagai kebun pangan.

“Ketahanan pangan dimulai dari rumah. Kalau setiap keluarga sehat, maka kota kita juga akan kuat,” pungkas Friya.(Ari Yanto)

 

Redaksi
Author: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini