INILAH KONDISI TERKINI JEMBATAN MESUJI LAMPUNG-PEMATANG PANGGANG KABUPATEN OKI.

0
227

OGAN KOMERING ILIR,SK

Sejak peristiwa Jembatan mesuji yang amblas akibat roda sebuah truck besar penuh muatan terperosok ditengah jembatan yang aspalnya lepas pada (16/06/2019) lalu.Sejak terputusnya jalur Mesuji Lampung – Pematang Panggang Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel) akibat amblasnya plat jembatan di daerah tersebut,  kondisi terkini para pengendara yang menggunakan kendaraan pribadi masih menggunakan jembatan darurat. Pemerintah setempat bersama kepolisian dan masyarakat telah membuat jembatan penyembrangan darurat.Sabtu (29/06/2019).Jembatan darurat ini bisa dilalui oleh pengendara mobil pribadi seperti minibus, van, jeep, sedan dan lainnya maupun roda 2 dari arah Lampung-Sumsel maupun sebaliknya.Kendati jembatan darurat ini juga pernah rusak karena dilalui mobil truk yang nakal memaksa melintas, tetapi kemudian telah diperbaiki dan kini dapat dilalui kembali.Jalur alternatif lain untuk mobil pribadi juga bisa melalui tol situasional Pematang Panggang-Kayuagung.

“Ya pengerjaan jembatan terus dilakukan dan mudah mudahan dapat segera di selesaikan, sehingga jalan jalur lintas OKI ke Lampung bisa lancar sebagaimana biasanya,” ungkap Firmansyah, ST salah seorang pengawas jalan di Kabupaten OKI.Sementara sebelumnya Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru ikut menyoroti terkait amblasnya jembatan di Kabupaten Mesuji yang menghubungkan antara Lampung- Palembang akibat dua truk yang over kapasitas.

Herman menduga, dua unit truk yang terjebak di tengah jembatan berhasil lolos dari timbangan setelah adanya permainan oleh oknum tertentu.Menurut Herman, Dinas Perhubungan masing-masing provinsi (Sumsel dan Lampung) di Jalur Lintas Timur (Jalintim) harus melakukan pengecekan setiap truk yang melintas secara mendetil tanpa adanya kelebihan muatan.

Kelebihan muatan truk pengangkut sendiri, selain mengakibatkan amblasnya jembatan, juga dapat merusak kontruksi jalan yang dilalui oleh kendaraan tersebut.”Saya minta seluruh timbangan-timbangan itu yang dikelola Kementerian Perhubungan harus ketat, jangan sampai ada indikasi kongkalikong. Putusnya jembatan pasti karena kapasitas overload. Jangan sampai overload. Kalau overload turunkan. Kalau enggak kasih denda,” kata Herman, Selasa (18/06/2019).

Jembatan yang amblas tersebut memang masuk dalam wilayah Lampung. Namun, akibat kejadian tersebut, jalan vital yang biasa dilalui untuk menghubungkan dua provinsi itu membuat lalulintas menjadi tersendat.Seluruh kendaraan pun saat ini telah dialihkan untuk melewati Jalur Lintas Tengah (Jalinteng) sampai perbaikan jembatan selesai dilakukan. (HS)

Redaksi
Author: Redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini